Pramudi Transjakarta Tak Pahami SOP Bus Gandeng

Minggu, 10 Agustus 2014 - 17:53 WIB
Pramudi Transjakarta...
Pramudi Transjakarta Tak Pahami SOP Bus Gandeng
A A A
JAKARTA - Juru mudi alias pramudi Bus Transjakarta dianggap tak memahami standard operational procedure (SOP) bus gandeng terkait insiden di Koridor XI, Kamis 7 Agustus lalu.

Selaku produsen bus gandeng untuk Transjakarta, PT Inka telah menganalisa kronologi kejadian. Menurut General Manager PT Inka M Pramudya, ada kesalahan prosedur yang dilakukan oleh pramudi Bus Transjakarta.

Seharusnya, pramudi segera menghentikan dan memindahkan penumpang begitu mendengar ada suara tidak normal di sambungan. Begitu pula dengan tindakan memundurkan bus yang seharusnya tidak dilakukan.

"Hal ini tidak sesuai SOP yang juga sudah dipahami oleh para pengemudi, bahwa bila terjadi kondisi seperti tersebut, seharusnya bus harus tetap dimajukan pelan kedepan ke lokasi yang aman," kata Pramudya dalam rilisnya, Minggu (10/8/2014).

Namun karena mengikuti perintah petugas lalu lintas, tindakan memundurkan bus membuat bodi belakang tertarik ke belakang, sedangkan bodi depan tetap pada posisinya.

Sehingga penutup harmonica terlepas dan membuat bodi belakang terlihat terlepas dari sambungan dengan bodi depan.

Diketahui, mesin bus gandeng ini terletak di bodi belakang. Bodi depan dan bodi belakang disambung dengan sistem artikulasi dan ditutup dengan penutup harmonica.
(hyk)
Berita Terkait
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
3 Rute Transjakarta...
3 Rute Transjakarta Ramai Penumpang, Nomor 1 Disesaki 8 Juta Orang
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
37 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
41 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved