Polres Bantul Siap Tutup Tambak Udang Ilegal

Minggu, 03 Agustus 2014 - 15:10 WIB
Polres Bantul Siap Tutup...
Polres Bantul Siap Tutup Tambak Udang Ilegal
A A A
BANTUL - Polres Bantul menyiapkan pasukan khusus untuk menutup tambak-tambak udang di sepanjang kawasan Pantai Selatan wilayah tersebut. Penutupan akan dilakukan karena tambak-tambak udang itu sama sekali tidak mengantongi izin.

Kapolres Bantul AKBP Surawan mengungkapkan, pihaknya kini tengah melatih secara khusus pasukan untuk menutup tambak udang, mengingat jumlahnya sangat banyak dan hampir semuanya tidak berizin. Diketahui, dari 250 tambak udang yang ada mulai dari Pantai Parangkusumo hingga Pantai Pandansimo yang berjarak 13 km, hanya satu yang mengantongi izin. "Selain tak berizin, keberadaan mereka merusak lingkungan," ujarnya, Minggu (3/8/2014).

Pihaknya bersama Pemkab Bantul setempat memberi tenggat waktu hingga akhir tahun kepada para pengusaha tambak untuk menutup usaha mereka. Jika tidak, pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan represif mengingat keberadaan tambak tersebut juga mendapatkan penolakan dari warga sekitar.

Sebagai langkah awal, sehabis Lebaran ini pihaknya akan melakukan penertiban penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di kawasan tersebut. Karena ditengarai, ratusan tambak udang tersebut menggunakan solar bersubsidi. Padahal, tambak udang bukan usaha mikro sehingga dilarang menggunakan BBM bersubsidi. "Kami akan sikat pemasok dan penggunanya," tandas Surawan.

Tambak-tambak udang mulai marak didirikan di sepanjang pantai selatan Bantul sejak dua tahun terakhir. Hampir semua tidak mengantongi izin karena Pemkab setempat tidak pernah mengeluarkan izin untuk usaha tersebut.

Meski pertengahan tahun ini terjadi kesepakatan antara Pemkab Bantul dengan Paguyuban Pengusaha Tambak untuk tidak menambah jumlah karena sangat merusak lingkungan, sampai saat ini tambak-tambak baru terus muncul. Bahkan, di area terlarang Gumuk Pasir yang merupakan laboratorium alam geospasial yang hanya ada dua di dunia, kini marak tambak udang.
(zik)
Berita Terkait
Chevron Kolaborasi Tingkatkan...
Chevron Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas Petambak Udang di Berau
Dongkrak Ekspor Udang...
Dongkrak Ekspor Udang Indonesia lewat Modernisasi Tambak
Wow! Pengembangan Tambak...
Wow! Pengembangan Tambak Udang Vaname Manfaatkan Satelit Amerika
Danrem 011 Lilawangsa...
Danrem 011 Lilawangsa Panen Udang Vaname Usaha Mandiri
Bupati Jembrana Ikut...
Bupati Jembrana Ikut Panen Udang Vaname Teknologi Hyper Density di Situbondo
Nelayan Lampung Timur...
Nelayan Lampung Timur Belajar Pengelolaan Tambak Udang Ramah Lingkungan
Berita Terkini
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
25 menit yang lalu
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
1 jam yang lalu
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
2 jam yang lalu
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
10 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
13 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
14 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved