KPK Akan Laporkan Hasil Sidak ke Pemprov DKI
Rabu, 23 Juli 2014 - 18:04 WIB
KPK Akan Laporkan Hasil Sidak ke Pemprov DKI
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan melaporkan secara lengkap hasil temuan saat sidak di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.
"Empat minggu setelah sidak hari ini kita akan berikan laporannya, seluruh hasil dan tindak lanjutnya akan sepenuhnya diberikan kepada Pemda. Ini tugas kami untuk beri laporan ini," ujar Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di Jakarta Barat, Rabu (23/7/2014).
Menurut Bambang, pihaknya beralasan untuk melakukan sidak di tempat ini dikarenakan uji KIR adalah salah satu poin penting dalam berkendara.
"Ya semua orang kan hanya terpaku bagaimana jalur pantura diperbaiki, tapi kita enggak lihat bagaimana mobil-mobil atau angkutan umum yang berjalan dengan KIR yang ada permainan seperti itu," tukasnya.
Untuk diketahui ketika sidak dilakukan, tampak petugas bersegaram dishub dan lainnya tampak kebingungan. KPK juga memintas agar tes uji KIR bagaimana dilakukan dan alatpun tidak berfungsi bahkan mati.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pun terheran-heran dengan muka kaget dan menyesal bagaimana hal ini bisa terjadi.
"Empat minggu setelah sidak hari ini kita akan berikan laporannya, seluruh hasil dan tindak lanjutnya akan sepenuhnya diberikan kepada Pemda. Ini tugas kami untuk beri laporan ini," ujar Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di Jakarta Barat, Rabu (23/7/2014).
Menurut Bambang, pihaknya beralasan untuk melakukan sidak di tempat ini dikarenakan uji KIR adalah salah satu poin penting dalam berkendara.
"Ya semua orang kan hanya terpaku bagaimana jalur pantura diperbaiki, tapi kita enggak lihat bagaimana mobil-mobil atau angkutan umum yang berjalan dengan KIR yang ada permainan seperti itu," tukasnya.
Untuk diketahui ketika sidak dilakukan, tampak petugas bersegaram dishub dan lainnya tampak kebingungan. KPK juga memintas agar tes uji KIR bagaimana dilakukan dan alatpun tidak berfungsi bahkan mati.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pun terheran-heran dengan muka kaget dan menyesal bagaimana hal ini bisa terjadi.
(whb)