Gita Anak Salah Satu Korban MH17 Jadi Loper Koran

Selasa, 22 Juli 2014 - 12:51 WIB
Gita Anak Salah Satu...
Gita Anak Salah Satu Korban MH17 Jadi Loper Koran
A A A
DENPASAR - Gita Trian Welianda Putu Wiegle (13) anak Ketut Wiartini salah satu korban Malaysia Airlines MH17, ternyata bekerja sebagai loper koran.

Markus Lunggu Manu juru bicara keluarga Wiartini menjelaskan, bahwa Gita bekerja sebagai loper koran, untuk membantu keuangan ibunya, sebelum berangkat sekolah dia setiap pagi bekerja sebagai pengantar koran.

“Dia anaknya baik, mesikipun baru SMP tapi dia sudah bekerja, setiap pagi dia ngantar koran dengan sepeda, dan saat ini Gita tinggal bersama Arjer Wiegle ayahnya dia, Wiartini ini sudah bercerai lama dengan suaminya,” ungkapnya saat hubungi via telepon Selasa, (22/7/2014).

Di akun Facebook milik Wiartini, wanita ini sangat bangga memiliki Gita, dalam akunnya yang ditulis pada 15 Juli 2014 : “Umur 13 tahun, dia berangkat kerja untuk pertama kali, setiap hari berangkat jam 8 pagi, setengah jam naik sepeda. Sungguh bangga punya anak yang pintar dan rajin seperti dia, ” tulis Wiartini.

Saat ini, kata dia, Gita masih berduka bahkan sampai saat ini masih menangis atas meninggalnya ibunya, pada Kamis (17/7/2014) lalu.

Sejak dikabarkannya Wiartini meninggal, anaknya sudah berkomunikasi dengan pamannya Ketut Wikariyasa (26) yang pertama mengetahui bahwa Wiartini menjadi korban pesawat Boeing 777 itu.

Menurut Markus, Gita meminta Luh Sukrini (74) neneknya untuk ke Belanda, namun tidak bisa dipenuhi karena Sukrini sudah terlalu tua untuk terbang ke Amsterdam, Belanda.

“Gita setiap saat BBM-an dengan Wikariyasa, isinya dia curhat bahwa dia kangen dengan ibunya, tidak siap ditinggal oleh ibunya. Anaknya Wiartini sempat meminta neneknya untuk kesana, tapi neneknya tidak bisa kesana karena usianya sudah tua,” jelasnya.

Berhubung neneknya yang tidak bisa kesana, saat upacara di Bali rencananya Gita akan ke Bali untuk mengikuti prosesi pemakaman ibunya. “Gita yang akan ke Bali, untuk tanggalnya kami belum tahu, tapi secepatnya dia kesini, entah dengan ayahnya atau berangkat sendiri,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pengadilan Belanda Lacak...
Pengadilan Belanda Lacak Rudal BUK yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH17
Hakim: Sudah Pasti MH17...
Hakim: Sudah Pasti MH17 Dijatuhkan Rudal BUK Rusia
Bagaimana Malaysia Airlines...
Bagaimana Malaysia Airlines Bangkit dari Tragedi MH370 dan MH17?
Mengenang Malaysia Airlines...
Mengenang Malaysia Airlines MH17 Dirudal Jatuh di Langit Ukraina, 298 Tewas Termasuk 12 WNI
Ada Indikasi Putin Suplai...
Ada Indikasi Putin Suplai Rudal yang Menembak Jatuh Pesawat MH-17
Australia Buktikan Rudal...
Australia Buktikan Rudal Buk Rusia Tembak Jatuh Malaysia Airlines MH17
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
6 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
8 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
8 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
8 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved