Tabung Gas Meledak, 30 Rumah di Pangkep Terbakar

Senin, 21 Juli 2014 - 23:08 WIB
Tabung Gas Meledak,...
Tabung Gas Meledak, 30 Rumah di Pangkep Terbakar
A A A
PANGKEP - Tabung gas milik seorang warga Pulau Sanane, Pangkep, meledak saat ditinggal tarawih. Akibatnya, 30 rumah terbakar.

Warga Pulau Sanane, tepatnya di Desa Mattaro Adae, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang sedang melaksanakan salat tarawih, Senin (21/7/2014) malam, dikejutkan dengan suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas milik salah satu warga. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.30 WITA.

Akibat dari ledakan tabung gas tersebut, sedikitnya 30 rumah milik warga Pulau Sanane ludes dilalap si jago merah. Ledakan tabung gas itu diduga berasal dari rumah Dg Laling. Menurut keterangan Kepala Desa Mattaro Adae Abdul Rahman, istri Dg Laling, Tira (35) saat kejadian sedang memasak. Kemudian, kompor yang sedang menyala itu ditinggalkannya untuk salat tarawih berjemaah di masjid. Hanya berselang sekitar 30 menit, selanjutnya terdengar ledakan.

"Barulah saat ada ledakan, seluruh jemaah di masjid bergegas berhamburan mendatangi sumber ledakan dan terlihat api mulai membakar beberapa rumah yang berada di sekitar rumah Dg Laling," ujarnya kepada Koran SINDO.

Dia menuturkan, kencangnya angin di Pulau Sanane membuat api dengan cepat melahap beberapa rumah yang memang sebagian besar terbuat dari kayu. Padahal, kata Abdul Rahman, warga sudah berusaha memadamkan api dengan cara manual dan bergotong royong memadamkan api dengan menggunakan ember. "Sudah dua jam lebih api berusaha dipadamkan. Hanya saja, warga kesulitan karena memang angin kencang, sehingga warga takut memadamkan api," jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga Pulau Pajenekang, yang sengaja datang ke Pulau Sanane, Ome menjelaskan, kobaran api itu terlihat jelas di pulau-pulau terdekat. Hal itu mendorong warga pulau lainnya seperti Pulau Balang, Pulau Pajenekang, Pulau Podang-podang, dan Pulau Wadi datang membantu warga untuk memadamkan api. Sedikitnya, kata dia, ada sekitar 100 kapal dikerahkan untuk membantu memadamkan api. Berdasarkan informasi yang diterima Ome, ada dua orang bocah saat ini dinyatakan hilang.

"Kami semua datang membantu untuk memadamkan api. Akibat kebakaran ini, ada dua bocah yang dilaporkan hilang. Tapi belum diketahui siapa nama-nama bocah itu," ujarnya.

Saat berita ini dibuat, masih terlihat api membakar puing-puing sebagian bangunan. Untuk sementara, korban kebakaran mengungsi di beberapa rumah sanak familinya dan sebagian lagi mengungsi di masjid di pulau itu. "Warga yang menjadi korban kebakaran diungsikan ke masjid, sementara yang memiliki keluarga kemungkinan akan tinggal di rumah keluarganya," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
53 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved