PT Transjakarta Masih Godok Sistem E-Ticketing
Sabtu, 19 Juli 2014 - 12:00 WIB
PT Transjakarta Masih Godok Sistem E-Ticketing
A
A
A
JAKARTA - Hingga kini PT Transjakarta masih menggodok penerapan e-ticketing yang akan diberlakukan pertengahan Agustus 2014. Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) sudah setuju dengan penerapan ini, namun mekanismenya sedang sedang disusun.
"Kita lagi godok pembahasannya, tapi APTB dan BKTB memang bukan Transjakarta yang pegang kan. Mereka setuju untuk e-ticketing tetapi kan memang harganya beda, nah ini tengah kita rapatkan dengan Dishub," ujar Dirut PT. Transjakarta, Antonius Kosasih saat dihubungi Sindonews, Sabtu (19/7/2014).
Menurut Kosasih yang tengah digadang bagaimana sistem pembayaran yang dahulu memekai kertas kini dapat beralih ke kartu (e-card).
"Mereka minta ada jalur khusus untuk taping dengan harga APTB dan BKTB, tapi tak menutup kemungkinan jika taping dilakukan di dalam bus pasang alat misalnya tapi kami belum tahu juga bagaimana, masih kita terus rapatkan dengan Dishub dan belum final seperti apa," tukasnya.
Sebelumnya, Plt GUbernur DKI Jakarta menyebut, penerapan e-ticketing juga untuk meminimalisir kejahatan. Karena selama ini, keselamatan karyawan PT Transjakarta rentan karena kerap membawa uang tunai hasil penjualan tiket bus.
Dengan penerapan e-ticketing ini, diharapkan pengguna Transjakarta bisa terintegrasi dengan moda transportasi lainnya seperti KRL.
"Kita lagi godok pembahasannya, tapi APTB dan BKTB memang bukan Transjakarta yang pegang kan. Mereka setuju untuk e-ticketing tetapi kan memang harganya beda, nah ini tengah kita rapatkan dengan Dishub," ujar Dirut PT. Transjakarta, Antonius Kosasih saat dihubungi Sindonews, Sabtu (19/7/2014).
Menurut Kosasih yang tengah digadang bagaimana sistem pembayaran yang dahulu memekai kertas kini dapat beralih ke kartu (e-card).
"Mereka minta ada jalur khusus untuk taping dengan harga APTB dan BKTB, tapi tak menutup kemungkinan jika taping dilakukan di dalam bus pasang alat misalnya tapi kami belum tahu juga bagaimana, masih kita terus rapatkan dengan Dishub dan belum final seperti apa," tukasnya.
Sebelumnya, Plt GUbernur DKI Jakarta menyebut, penerapan e-ticketing juga untuk meminimalisir kejahatan. Karena selama ini, keselamatan karyawan PT Transjakarta rentan karena kerap membawa uang tunai hasil penjualan tiket bus.
Dengan penerapan e-ticketing ini, diharapkan pengguna Transjakarta bisa terintegrasi dengan moda transportasi lainnya seperti KRL.
(ysw)