Tarik Iuran PKL Monas, DKI Tiru Sistem Bank

Rabu, 02 Juli 2014 - 19:29 WIB
Tarik Iuran PKL Monas,...
Tarik Iuran PKL Monas, DKI Tiru Sistem Bank
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta ingin meniru sistem di perbankan untuk menarik iuran dari Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jakarta, khususnya di IRTI Monas.

Sistem penarikan ini untuk mengakali aliran dana yang tidak masuk ke kas pemerintah daerah (pemda).

"Ya tinggal punguti saja, tinggal masukkan sistem bank. Kartu bank-nya nanti kita bikin seperti kartu mahasiswa, (yang) langsung di ATM bank," kata Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Rabu (2/7/2014).

Pria yang biasa disapa Ahok ini melanjutkan, pihaknya akan meniru seperti kartu tanda anggota (KTA) polisi yang langsung terkoneksi dengan bank Mandiri atau BRI.

"Bank sudah bikin sama polisi tuh, nah kita mau bikin kaya begitu, sehingga penerimaan iuran ini bisa sampai Rp1 triliun, begitu kita resmikan kalau didebet langsung," kata dia.

Ahok mengatakan, dahulu iuran itu memakai lokasi binaan (lokbin), tetapi penerimaan uang tidak pernah jelas.

Untuk besaran iuran sendiri Pemprov mematok Rp5.000 hingga Rp10.000 per hari. Tetapi, sampai saat ini masih proses pendataan PKL.

"Ya lumayan lah per hari segitu. Debetnya harian. UKM lagi data, bank lagi siapin," tukasnya.

Ahok yakin penerapan penarikan iuran ini tidak akan menuai pertentangan atau protes. "Sekarang (PKL) bayar preman. Sekarang ganti preman baru. (Penarikan sistem perbankan) ini preman resmi," cetusnya.
(mhd)
Berita Terkait
Rawan PKL dan Balap...
Rawan PKL dan Balap Liar, Begini Cara Polisi Bersihkan Kawasan Monas
Kabar Gembira! Kawasan...
Kabar Gembira! Kawasan Monas Mulai Dibuka Uji Coba
Sejarah dan Perkiraan...
Sejarah dan Perkiraan Harga Emas Monas
Kereta Wisata, Kendaraan...
Kereta Wisata, Kendaraan untuk Mengantar Pengunjung ke Tugu Monas
Antusias Berolahraga,...
Antusias Berolahraga, Warga Berharap Monas Kembali Dibuka
Profil Arsitek Tugu...
Profil Arsitek Tugu Monas Prof RM Soedarsono, Seniman Koreografi yang Tidak Pernah Sekolah Arsitektur
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
5 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
5 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
6 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
7 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
7 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
8 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved