Beli Elektronik Online, Kena Tertipu Rp3 Juta

Selasa, 24 Juni 2014 - 19:50 WIB
Beli Elektronik Online,...
Beli Elektronik Online, Kena Tertipu Rp3 Juta
A A A
SEMARANG - Jual beli online dalam jejaring sosial cukup marak. Namun, hati-hati jika ingin melakukan transaksi jual beli online barang-barang elektronik. Terutama penjual online yang menawarkan harga jauh di bawah pasaran.

Seperti dialami Rudi Pradipta (19), pemuda asal Patempon, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Tergiur dengan harga telepon genggam murah, dia malah menjadi korban penipuan hingga mengalami kerugian Rp3 juta.

Saat melaporkan kejadian ke Mapolrestabes Semarang, dia mengaku kejadian berawal pada 23 Juni 2014. Saat itu, dirinya berniat mencari handphone baru, karena miliknya telah rusak.

“Saya kemudian iseng mencari di media sosial Facebook. Di sana saya menemukan salah satu akun Facebook milik Ridwan Saifullah yang menawarkan handphone dengan harga sangat murah,” ujarnya, kepada wartawan, Selasa (24/6/2014).

Setelah itu, Herdian menghubungi Ridwan melalui nomor handphone yang ada dalam akun tersebut. Lama mengobrol, akhirnya disepakati harganya yakni Rp3 juta plus ongkos kirimnya.

“Setelah deal, orang tersebut kemudian meminta saya mentransfer uang sebagai tanda jadi pembelian. Tanpa curiga, saya mendatangi ATM untuk mentransfer uang itu. Saya transfer Rp3 juta,” imbuhnya.

Usia mengirim, Herdian menunggu barang yang telah dipesannya. Namun ditunggu lama, barang pesanannya tak kunjung datang. Mulai curiga, Herdian menghubungi nomor Ridwan sang pemilik akun Facebook kembali.

“Namun nomornya sudah tidak aktif lagi. Saat itulah saya baru sadar jika menjadi korban penipuan berkedok jual beli online,” sesalnya.

Setelah berbagai upaya untuk dilakukannya, namun tetap tidak memperoleh hasil. Akhirnya dia melaporkan kasus penipuan tersebut ke polisi. Laporan yang dilayangkan oleh Herdian kini masih didalami oleh pihak kepolisian.

“Laporannya sudah kami dalami, akan kami lacak siapa orang yang telah melakukan penipuan itu,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto.

Wika menambahkan, kasus yang dialami Herdian tersebut bukan kasus baru. Sudah banyak orang yang menjadi korban dalam kasus tersebut. “Namun anehnya masih saja ada orang yang mudah percaya dengan modus itu. Hal ini harus menjadi pelajaran masyarakat agar lebih berhati-hati lagi,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
7 menit yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
55 menit yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
1 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
2 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
3 jam yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved