Polisi Tak Yakin DS Habisi Tiga Korban Seorang Diri
Jum'at, 13 Juni 2014 - 16:54 WIB
Polisi Tak Yakin DS Habisi Tiga Korban Seorang Diri
A
A
A
BANDUNG - Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap DS (24) pelaku pembunuhan kakak, adik, dan pembantu di Perumahan Gading Tutuka Blok K7 No 64, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, pada Senin 14 Maret lalu.
Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan, mengaku sangat antusias akan pengungkapan kasus tersebut oleh anggota Satreskrim Polres Bandung.
Pasalnya hanya dilatarbelakangi cemburu, namun pelaku bisa dengan mudah menghabisi orang lain yang tidak ada kaitannya.
"Saya nanti akan ke Soreang (Polres Bandung) untuk memeriksa (DS). Ini menarik bagi saya, bagaimana tiga orang korban bisa sekaligus dibunuh dan dalam waktu yang tidak jauh korban dibuang," ujar mantan Kapolda NTB, Jumat (13/6/2014).
Mantan Direskrimum Polda Metro Jaya ini masih dibuat penasaran akan pembunuhan yang dilakukan oleh DS. Pasalnya sejauh ini DS mengaku membunuh dan membuang ketiga korban seorang diri.
"Apa mungkin dia sendiri yang membunuh dan membuang mayat sampai jauh-jauh ke Cidaun (Cianjur) dan Garut," katanya.
Untuk memperjelas kasus tersebut, pihaknya akan segera melakukan rekonstruksi dilokasi pembunuhan untuk mencocokan dengan keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Kita nanti lihat jam-jamnya, kan itu pas malam, ditambah hujan, dan ada lagi saksi yang mendengar suara musik. Nanti kita analisa dan lakukan rekontruksi," timpalnya.
Seperti diketahui, Raziv Rijal Sidiq (24), Revan Cipta Pamungkas (10), dan Eti Rohaeti (30) yang merupakan kakak, adik, dan pembantu itu ditemukan tewas mengenaskan dibeberapa tempat berbeda yakni Cianjur dan Garut.
Diduga kuat, ketiganya dibunuh dirumahnya sendiri diPerumahan Gading Tutuka Blok K7 No 64, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung pada Senin 14 Maret lalu.
Dari serangkaian penyelidikan yang memakan waktu berbulan-bulan tersebut, akhirnya polisi berhasil menangkap DS yang diduga sebagai pelaku tunggal di Alun-Alun Serang, Banten pada Kamis 12 Juni 2014.
Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan, mengaku sangat antusias akan pengungkapan kasus tersebut oleh anggota Satreskrim Polres Bandung.
Pasalnya hanya dilatarbelakangi cemburu, namun pelaku bisa dengan mudah menghabisi orang lain yang tidak ada kaitannya.
"Saya nanti akan ke Soreang (Polres Bandung) untuk memeriksa (DS). Ini menarik bagi saya, bagaimana tiga orang korban bisa sekaligus dibunuh dan dalam waktu yang tidak jauh korban dibuang," ujar mantan Kapolda NTB, Jumat (13/6/2014).
Mantan Direskrimum Polda Metro Jaya ini masih dibuat penasaran akan pembunuhan yang dilakukan oleh DS. Pasalnya sejauh ini DS mengaku membunuh dan membuang ketiga korban seorang diri.
"Apa mungkin dia sendiri yang membunuh dan membuang mayat sampai jauh-jauh ke Cidaun (Cianjur) dan Garut," katanya.
Untuk memperjelas kasus tersebut, pihaknya akan segera melakukan rekonstruksi dilokasi pembunuhan untuk mencocokan dengan keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Kita nanti lihat jam-jamnya, kan itu pas malam, ditambah hujan, dan ada lagi saksi yang mendengar suara musik. Nanti kita analisa dan lakukan rekontruksi," timpalnya.
Seperti diketahui, Raziv Rijal Sidiq (24), Revan Cipta Pamungkas (10), dan Eti Rohaeti (30) yang merupakan kakak, adik, dan pembantu itu ditemukan tewas mengenaskan dibeberapa tempat berbeda yakni Cianjur dan Garut.
Diduga kuat, ketiganya dibunuh dirumahnya sendiri diPerumahan Gading Tutuka Blok K7 No 64, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung pada Senin 14 Maret lalu.
Dari serangkaian penyelidikan yang memakan waktu berbulan-bulan tersebut, akhirnya polisi berhasil menangkap DS yang diduga sebagai pelaku tunggal di Alun-Alun Serang, Banten pada Kamis 12 Juni 2014.
(sms)