Polisi Harus Menunjukkan Taringnya
Selasa, 27 Mei 2014 - 09:28 WIB
Polisi Harus Menunjukkan Taringnya
A
A
A
JAKARTA - Aksi baku tembak yang terjadi antara polisi dan pelaku kejahatan di Jalan DI panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, dinilai akibat sikap polisi yang tak tegas. Karena, hukum yang diterapkan polisi tidak menimbulkan efek jera dan membuat takut pelaku kejahatan.
"Banyak penjahat saat ini tidak lagi merasa takut dengan yang namanya penegak hukum. Mereka beraksi dengan berbagai senjata api," kata Psikolog Forensik dari Universitas Bina Nusantara (Binus) Ihshan Gumilar kepada SINDO, Selasa (27/5/2014).
Menurut Ihshan, pelaku kejahatan tidak segan-segan untuk melukai bahkan membunuh orang yang mencegahnya dalam melakukan aksinya. Seperti yang terjadi di kawasan Jatinegara, sambungnya, penjahat justru menyerang petugas yang akhirnya melukai anggota polisi.
"Untuk itu polisi harus menunjukan taringnya kepada masyarakat dengan menindak secara tegas para pelaku curanmor," ungkapnya.
Ihshan menegaskan, penindakan terhadap aksi curanmor yang semakin meningkat harus ditingkatkan dan dipertegas. Misalnya dengan tembak di tempat. Sehingga secara psikologis masyarakat akan memberikan rasa percaya (trust) ketika ditunjukan dengan kenyataan yang sesuai dengan nilai-nilai yang sudah ditentukan.
"Tentunya membangun kepercayaan itu memerlukan waktu. Akan tetapi orang akan lebih mudah untuk menghancurkan kepercayaan yang sudah dibangun itu hanya dengan satu atau sedikit kasus saja," katanya.
Maka itu, kata Ihshan, polisi harus lebih tegas terhadap para pelaku curanmor agar masyarakat mempunyai pandangan yang lebih bagus terhadap polisi sekaligus merasa aman.
"Banyak penjahat saat ini tidak lagi merasa takut dengan yang namanya penegak hukum. Mereka beraksi dengan berbagai senjata api," kata Psikolog Forensik dari Universitas Bina Nusantara (Binus) Ihshan Gumilar kepada SINDO, Selasa (27/5/2014).
Menurut Ihshan, pelaku kejahatan tidak segan-segan untuk melukai bahkan membunuh orang yang mencegahnya dalam melakukan aksinya. Seperti yang terjadi di kawasan Jatinegara, sambungnya, penjahat justru menyerang petugas yang akhirnya melukai anggota polisi.
"Untuk itu polisi harus menunjukan taringnya kepada masyarakat dengan menindak secara tegas para pelaku curanmor," ungkapnya.
Ihshan menegaskan, penindakan terhadap aksi curanmor yang semakin meningkat harus ditingkatkan dan dipertegas. Misalnya dengan tembak di tempat. Sehingga secara psikologis masyarakat akan memberikan rasa percaya (trust) ketika ditunjukan dengan kenyataan yang sesuai dengan nilai-nilai yang sudah ditentukan.
"Tentunya membangun kepercayaan itu memerlukan waktu. Akan tetapi orang akan lebih mudah untuk menghancurkan kepercayaan yang sudah dibangun itu hanya dengan satu atau sedikit kasus saja," katanya.
Maka itu, kata Ihshan, polisi harus lebih tegas terhadap para pelaku curanmor agar masyarakat mempunyai pandangan yang lebih bagus terhadap polisi sekaligus merasa aman.
(maf)