Pemprov DKI mulai tak bersimpati kepada pendatang
Jum'at, 16 Mei 2014 - 17:20 WIB
Pemprov DKI mulai tak bersimpati kepada pendatang
A
A
A
Sindonews.com - Banyaknya pemukiman liar yang memenuhi bantaran kali dan rel kereta api membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kesulitan melakukan relokasi. Untuk itu, Pemprov DKI akan akan memulangkan paksa para pendatang tersebut ke kampungnya.
Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, solusi yang paling baik untuk warga yang menempati bangunan liar adalah mengembalikkan mereka pulang ke kampung mereka.
"Kita usir saja biar pulang ke kampungnya. Sebelumnya sudah dilakukan dan sebagian mereka tidak keberatan pulang kampung," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/5/2014).
Ahok menuding bahwa warga yang tinggal di bangunan liar di bantaran rel dan kali merupakan warga yang tidak memiliki KTP DKI.
"Ya bertahap dong untuk robohkan bangunan liar itu tinggal menunggu pembangunan rusun rampung," tuturnya.
Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, solusi yang paling baik untuk warga yang menempati bangunan liar adalah mengembalikkan mereka pulang ke kampung mereka.
"Kita usir saja biar pulang ke kampungnya. Sebelumnya sudah dilakukan dan sebagian mereka tidak keberatan pulang kampung," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/5/2014).
Ahok menuding bahwa warga yang tinggal di bangunan liar di bantaran rel dan kali merupakan warga yang tidak memiliki KTP DKI.
"Ya bertahap dong untuk robohkan bangunan liar itu tinggal menunggu pembangunan rusun rampung," tuturnya.
(ysw)