9 murid di SDN Bogor jadi korban asusila guru
Selasa, 13 Mei 2014 - 15:17 WIB
9 murid di SDN Bogor jadi korban asusila guru
A
A
A
Sindonews.com - Seorang oknum guru di Kota Bogor diringkus petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bogor Kota. Pasalnya, MK (35), guru pendamping salah satu SDN di Kota Depok, telah mencabuli sembilan muridnya.
Terungkapnya kasus tersebut akibat laporan dari masyarakat, adanya perbuatan asusila yang dilakukan oknum guru terhadap bocah di bawah umur.
"Kita menerima laporan dari salah seorang guru dan orangtua korban. Bahkan ada seorang guru yang melihat perbuatan pelaku, kemudian melaporkan kejadian tersebut," kata Kapolres Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama di Bogor, Selasa (13/5/2014).
Lebih lanjut, kata bahtiar, berdasarkan pemeriksaan pelaku, dirinya telah melakukan perbuatan asusila itu selama empat bulan sejak awal Januari 2014.
"Dia bekerja sebagai guru pendamping sudah satu tahun diajak kepala sekolahnya, untuk mendidik murid yang memiliki keterbelakangan mental," katanya.
Saat ditemui di Polres Bogor Kota, pelaku mengaku telah mencabuli sembilan orang, empat di antaranya penyandang tuna grahita (keterbelakangan mental).
"Saya melakukannya secara spontan. Awalnya karena lagi ingin berhubungan badan, istri saya lagi datang bulan. Tapi semakin ke sini saya kecanduan dan puas," ujar MK warga Kelurahan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor ini.
Terungkapnya kasus tersebut akibat laporan dari masyarakat, adanya perbuatan asusila yang dilakukan oknum guru terhadap bocah di bawah umur.
"Kita menerima laporan dari salah seorang guru dan orangtua korban. Bahkan ada seorang guru yang melihat perbuatan pelaku, kemudian melaporkan kejadian tersebut," kata Kapolres Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama di Bogor, Selasa (13/5/2014).
Lebih lanjut, kata bahtiar, berdasarkan pemeriksaan pelaku, dirinya telah melakukan perbuatan asusila itu selama empat bulan sejak awal Januari 2014.
"Dia bekerja sebagai guru pendamping sudah satu tahun diajak kepala sekolahnya, untuk mendidik murid yang memiliki keterbelakangan mental," katanya.
Saat ditemui di Polres Bogor Kota, pelaku mengaku telah mencabuli sembilan orang, empat di antaranya penyandang tuna grahita (keterbelakangan mental).
"Saya melakukannya secara spontan. Awalnya karena lagi ingin berhubungan badan, istri saya lagi datang bulan. Tapi semakin ke sini saya kecanduan dan puas," ujar MK warga Kelurahan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor ini.
(mhd)