Pasien rawat inap rentan tertular penyakit

Minggu, 11 Mei 2014 - 16:16 WIB
Pasien rawat inap rentan...
Pasien rawat inap rentan tertular penyakit
A A A
Sindonews.com - Setiap pasien di Rumah Sakit (RS) merasa jenuh jika berlama-lama dirawat inap. Kebanyakan pasien pasti meminta kepada dokter ingin cepat pulang atau memilih rawat jalan.

Namun ada pula pasien yang meminta pulang bukan hanya sekadar jenuh, tetapi khawatir tertular penyakit lainnya dari pasien satu kamar yang baru saja dirawat.

Sesuai data World Health Organization (WHO), rata-rata 19,4 persen pasien rawat inap tertular infeksi sekunder di RS. Direktur RS Bhakti Yudha Depok drg Sjahrul Amri mengatakan, gaya hidup masyarakat Indonesia sangat berpotensi tertular penyakit infeksi.

Karena itu, lanjutnya, dengan sistem baru melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) setiap rumah sakit harus lebih memperhatikan hal tersebut.

"Hasil survei WHO, rata-rata, 19,4 persen pasien rawat inap tertular di RS. Itu artinya pasien mendapat penyakit baru. Pasien dirawat inap, terkena infeksi sekunder, misalnya ada pasien usus buntu, bisa saja ketularan pasien baru," kata Sjahrul di RS Bhakti Yudha, Minggu (11/5/2014).

Amri menilai, pengendalian infeksi sekunder di RS di Indonesia masih belum terlalu efisien. Namun kembali lagi, hal itu juga tergantung pada daya tahan tubuh seseorang.

"Saya pun kalau kondisi saya enggak fit, saya malas keliling RS mengunjungi pasien, lebih banyak di kantor saja. Kalaupun terpaksa pasti pakai masker. Kalau RS tertentu yang memang sarananya sudah bagus, pasti pengendaliannya lebih baik. Tetapi kayak di poliklinik itu mungkin bisa saja pasien tertular infeksi sekunder," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
1 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
3 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
3 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
5 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
7 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
7 jam yang lalu
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved