Berdalih urusan perut aktivis tolak penutupan Dolly

Rabu, 07 Mei 2014 - 17:02 WIB
Berdalih urusan perut...
Berdalih urusan perut aktivis tolak penutupan Dolly
A A A
Sindonews.com - Upaya Pemkot Surabaya untuk menutup Lokalisasi Dolly tampaknya menuai ganjalan. Kali ini penolakkan datang dari kalangan aktivis Surabaya. Penyebabnya, penutupan Dolly ini harus dipertimbangkan masalah ekonomi masyarakat sekitar.

Irwanto, salah satu aktivis Surabaya menganggap wacana penutupan dolly ini hanyalah pencitraan di tahun politik.

"Kebijakkan ini setengah-setengah dan akan menumpuk masalah besar. Jika mau memberantas prostitusi jangan tebang pilih. Sekalian Panti Pijat, warung remang-remang, kafe juga ditutup agar tidak ada kesan tebang pilih," kata Irwanto, saat dikonfirmasi, Rabu (7/5/2014).

Dia menjelaskan, lokalisasi Dolly sebelumnya adalah makam di zaman Belanda diubah menjadi tempat pemuas nafsu bagi pasukan Belanda dan para orang kaya lokal. Hingga akhirnya menjadi tempat yang berubah kelas seperti sekarang ini.

"Menurut saya seharusnya tak perlu ditutup karena banyak perut yang bergantung di sana. Namun diatur seketat mungkin," katanya.

Ada upaya yang membuat Dolly akan tutup dengan sendirinya. Contohnya, adalah dinaikkan tarif PSK seperti pelacuran high class.

Tujuannya, adalah agar Dolly dijauhi peminat. Lambat laun akan tutup dengan sendirinya. Dan penutupan tidak serta merta seperti ini.

Pemkot Surabaya harus sadar, jangan memandang rendah para PSK dan Mucikari dengan memberinya uang saku lantas selesai. Tapi harus ada memanusiakan mereka.

"Batalkan penutupan Dolly yang disinyalir cuma isu menjelang Pilpres untuk Wali Kota Surabaya," tandas Irwanto.
(sms)
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
50 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved