Polisi: Motif pembunuhan Didi-Anita bukan utang!

Senin, 21 April 2014 - 16:26 WIB
Polisi: Motif pembunuhan...
Polisi: Motif pembunuhan Didi-Anita bukan utang!
A A A
Sindonews.com - Setelah mengumpulkan seluruh tersangka dalam kasus pembunuhan pasutri Didi Harsoadi-Anita Anggraini, pihak kepolisian mulai menemukan titik terang soal modus para pelaku.

“Jadi saya luruskan ini bukan utang piutang, tapi tersangka ini ingin memiliki rumah korban,” ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi, kepada wartawan, di Mapolrestabes Bandung, Senin (21/4/2014).

Lebih lanjut, Mashudi membeberkan, dalam kasus ini tersangka Raga berniat menjual rumah dengan cara menggadaikan sertifikat rumah kepada bank senilai Rp6 milar. Namun, saat akan dicarikan, bank menolaknya dan hanya menyanggupi menerima sertifikat tersebut dengan harga Rp5 miliar.

Reda yang saat itu telah mengeluarkan uang ‘modal’ hingga Rp130 juta, tiba-tiba diberitahu oleh Anita yang tidak jadi menjual rumahnya.

“Dari situ tersangka Raga ini sakit hati dan dendam. Raga pun menyuruh Weda untuk mencarikan orang untuk melakukan pembunuhan terhadap kedua korban dan mengambil sertifikat itu secara paksa,” terangnya.

Akhirnya, Weda pun menyuruh tersangka lain Tengku, untuk mencari dua eksekutor. Alhasil, didapatkanlah Udin dan Daniel yang akan menjadi eksekutor. Dalam kasus ini, Weda pun berperan sebagai orang yang menyusun strategi pembunuhan.

“Jadi dalam kasus ini para pelaku tidak ada yang kenal dengan korban. Ada pun yang kenal hanya Raga. Bisa disimpulkan bahwa motifnya ingin memiliki rumah korban,” bebernya.

Seperti diketahui, dalam kasus pembunuhan ini pihak kepolisian telah menangkap seluruh pelaku yang berjumlah lima orang, di Kota Bandung, Jakarta, dan Lampung.

Kelima tersangka kini dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
42 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved