Pemprov dinilai tak becus awasi UP Transjakarta
Rabu, 09 April 2014 - 07:23 WIB
Pemprov dinilai tak becus awasi UP Transjakarta
A
A
A
Sindonews.com - Kebakaran yang kerap terjadi pada bus Transjakarta akibat kurangnya pengawasan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada Unit Pengelola (UP) bus itu.
"Pemprov enggak becus mengawasi UP Transjakartanya juga, kan ini pakai uang rakyat jangan sembarangan dong memberi pelayanan," kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Warga Kota (Fakta), Azas Tigor Nainggolan saat dihubungi Sindonews, Selasa 8 April 2014.
Tigor mengatakan, jika kesalahan ada dioperator, seharusnya pemprov dan UP Transjakarta membenahi masalah yang ada ditender. Sebab, pemenang itu dipilih dari siapa yang berani memberikan harga murah.
"Dari tendernya saja sudah bermasalah, kan siapa yang bisa bayar murah kan dari tender itu. Nah kalau sudah kayak gitu ke sini-sininya seperti perawatan, peremajaan mana mampu operator itu," katanya.
Sekadar diketahui, bus Transjakarta alami kebakaran di Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan (Jaksel) sudah seharusnya diremajakan. Karena, bus koridor IV jurusan Pulogadung-Dukuh Atas sudah berusia tujuh tahun.
"Untuk bus yang terbakar ini, usia bus memang sudah lebih dari tujuh tahun, memang sudah waktunya peremajaan," kata Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Unit Pengelola (UP) Transjakarta Sri Ulina Pinem saat dihubungi Sindonews, Selasa 8 April 2014.
"Pemprov enggak becus mengawasi UP Transjakartanya juga, kan ini pakai uang rakyat jangan sembarangan dong memberi pelayanan," kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Warga Kota (Fakta), Azas Tigor Nainggolan saat dihubungi Sindonews, Selasa 8 April 2014.
Tigor mengatakan, jika kesalahan ada dioperator, seharusnya pemprov dan UP Transjakarta membenahi masalah yang ada ditender. Sebab, pemenang itu dipilih dari siapa yang berani memberikan harga murah.
"Dari tendernya saja sudah bermasalah, kan siapa yang bisa bayar murah kan dari tender itu. Nah kalau sudah kayak gitu ke sini-sininya seperti perawatan, peremajaan mana mampu operator itu," katanya.
Sekadar diketahui, bus Transjakarta alami kebakaran di Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan (Jaksel) sudah seharusnya diremajakan. Karena, bus koridor IV jurusan Pulogadung-Dukuh Atas sudah berusia tujuh tahun.
"Untuk bus yang terbakar ini, usia bus memang sudah lebih dari tujuh tahun, memang sudah waktunya peremajaan," kata Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Unit Pengelola (UP) Transjakarta Sri Ulina Pinem saat dihubungi Sindonews, Selasa 8 April 2014.
(mhd)