Di Cikini, Ahok curhat soal bus karatan & Sekda
Jum'at, 28 Maret 2014 - 19:33 WIB
Di Cikini, Ahok curhat soal bus karatan & Sekda
A
A
A
Sindonews.com - Raut kekecewaan ditunjukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menggelar diskusi soal transportasi di Cikini, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Ahok mengaku kecewa dengan bus Transjakarta yang baru dibeli oleh Pemprov DKI ternyata banyak yang kondisinya berkarat. Ironisnya, disaat Jakarta kekurangan armada transportasi justru pejabat DKI menjegal perusahaan swasta yang ingin menyumbang 30 unit bus.
"Saya minta maaf kepada warga DKI Jakarta, karena tidak bisa menyediakan bus yang sudah ditargetkan. Karena banyak hal yang menghambat," kata Ahok dalam acara Pilihan Indonesia 2014 yang digelar SINDO Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014).
Dengan tegas Ahok mengaku kecewa dengan bus Transjakarta yang baru dibeli Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dari China. Karena, armada seharga Rp3,5 miliar per unit itu sudah bobrok sebelum digunakan.
Akibat temuan tersebut, ratusan bus yang harusnya sudah mulai beroperasi ditangguhkan sambil menungu pemeriksaan dari inspektorat. Sayangnya, ditengah kesulitan minimnya armada transportasi, pejabat DKI justru mempersulit pengusaha yang ingin menyumbang bus.
"Jujur saya kecewa dengan sikap pak Wiryatmoko (Sekda DKI)," terangnya.
Karena, menurutnya, Wiryatmoko itu sudah menghalangi pemberian 30 bus dari pihak swasta untuk Pemprov DKI.
Baca:
Ini calon sekda yang diinginkan Jokowi
Dalam kesempatan tersebut, Ahok mengaku kecewa dengan bus Transjakarta yang baru dibeli oleh Pemprov DKI ternyata banyak yang kondisinya berkarat. Ironisnya, disaat Jakarta kekurangan armada transportasi justru pejabat DKI menjegal perusahaan swasta yang ingin menyumbang 30 unit bus.
"Saya minta maaf kepada warga DKI Jakarta, karena tidak bisa menyediakan bus yang sudah ditargetkan. Karena banyak hal yang menghambat," kata Ahok dalam acara Pilihan Indonesia 2014 yang digelar SINDO Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014).
Dengan tegas Ahok mengaku kecewa dengan bus Transjakarta yang baru dibeli Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dari China. Karena, armada seharga Rp3,5 miliar per unit itu sudah bobrok sebelum digunakan.
Akibat temuan tersebut, ratusan bus yang harusnya sudah mulai beroperasi ditangguhkan sambil menungu pemeriksaan dari inspektorat. Sayangnya, ditengah kesulitan minimnya armada transportasi, pejabat DKI justru mempersulit pengusaha yang ingin menyumbang bus.
"Jujur saya kecewa dengan sikap pak Wiryatmoko (Sekda DKI)," terangnya.
Karena, menurutnya, Wiryatmoko itu sudah menghalangi pemberian 30 bus dari pihak swasta untuk Pemprov DKI.
Baca:
Ini calon sekda yang diinginkan Jokowi
(mhd)