Kampung Gubernur Riau dikepung puluhan tiik api
Jum'at, 28 Maret 2014 - 14:11 WIB
Kampung Gubernur Riau dikepung puluhan tiik api
A
A
A
Sindonews.com - Kebakaran terus meluas di Provinsi Riau. Salah satu daerah terparah, terjadi di Kampung Gubernur Riau Annas Maamun, di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Berdasarkan pantauan Satelit NOA A18 yang dipantau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari ini ditemukan sebanyak 22 titik api di Rokan Hilir.
"Akibat banyaknya titik api, kita terpaksa mengeser sejumlah tim satgas darat ke Rokan Hilir untuk membantu pemadaman darat," kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan Asap Riau Kolonel Robert Bernandus, Jumat (28/3/2014).
Sementara itu, secara keseluruhan titik api di Riau mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hari ini titik api berjumlah 173 titik. Daerah terparah adalah Kabupaten Bengkalis dengan jumlah 39 titik.
"Kalau yang di Bengkalis salah satunya terbakar adalah cagar biosfer Giam Siak Kecil," tukasnya.
Selain itu, daerah yang banyak ditemukan titik api adalah Dumai, dengan jumlah 23 titik api dan Pelalawan 29 titik api. Sisanya tersebar di delapan kabupaten dan kota lainnya.
"Kenapa kebakaran terus terjadi dan jumlahnya semakin banyak? Hal ini disebabkan, karena kondisi Riau terjadi kekeringan sehingga lahan mudah terbakar," tukasnya.
Baca juga:
Riau kembali dikepung 50 titik api
Berdasarkan pantauan Satelit NOA A18 yang dipantau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari ini ditemukan sebanyak 22 titik api di Rokan Hilir.
"Akibat banyaknya titik api, kita terpaksa mengeser sejumlah tim satgas darat ke Rokan Hilir untuk membantu pemadaman darat," kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan Asap Riau Kolonel Robert Bernandus, Jumat (28/3/2014).
Sementara itu, secara keseluruhan titik api di Riau mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hari ini titik api berjumlah 173 titik. Daerah terparah adalah Kabupaten Bengkalis dengan jumlah 39 titik.
"Kalau yang di Bengkalis salah satunya terbakar adalah cagar biosfer Giam Siak Kecil," tukasnya.
Selain itu, daerah yang banyak ditemukan titik api adalah Dumai, dengan jumlah 23 titik api dan Pelalawan 29 titik api. Sisanya tersebar di delapan kabupaten dan kota lainnya.
"Kenapa kebakaran terus terjadi dan jumlahnya semakin banyak? Hal ini disebabkan, karena kondisi Riau terjadi kekeringan sehingga lahan mudah terbakar," tukasnya.
Baca juga:
Riau kembali dikepung 50 titik api
(san)