Kejanggalan dalam kasus tewasnya janda kembang
Rabu, 26 Maret 2014 - 13:04 WIB
Kejanggalan dalam kasus tewasnya janda kembang
A
A
A
Sindonews.com - Zainah (30) janda kembang yang tewas di warung nasi miliknya rupanya banyak disukai para pekerja pabrik di kawasan tersebut. Kendati diduga murni perampokan, namun handphone korban tidak dibawa oleh pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Widodo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban adalah orang yang ramah dan tidak memiliki musuh. Bahkan, ada beberapa pekerja pabrik di kawasan warung milik janda tersebut suka kepadanya.
"Banyak yang suka sama korban. Namun kami belum temukan motifnya, masih sedang pemeriksaan," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Widodo di lokasi, Rabu (26/3/2014).
Sementara, kata Widodo, pihaknya baru menemukan sejumlah uang belanja warung miliknya Rp800 ribu yang hilang.
Namun, anehnya handphone milik korban tidak dibawa. Artinya kalau memang korban perampokan, mengapa handphone korban tidak dibawa.
"Kami masih kejar pelaku. Pelaku diduga satu orang," ujarnya.
Baca juga:
Janda kembang tewas dibantai
Misteri ember berisi darah di rumah janda kembang
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Widodo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban adalah orang yang ramah dan tidak memiliki musuh. Bahkan, ada beberapa pekerja pabrik di kawasan warung milik janda tersebut suka kepadanya.
"Banyak yang suka sama korban. Namun kami belum temukan motifnya, masih sedang pemeriksaan," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Widodo di lokasi, Rabu (26/3/2014).
Sementara, kata Widodo, pihaknya baru menemukan sejumlah uang belanja warung miliknya Rp800 ribu yang hilang.
Namun, anehnya handphone milik korban tidak dibawa. Artinya kalau memang korban perampokan, mengapa handphone korban tidak dibawa.
"Kami masih kejar pelaku. Pelaku diduga satu orang," ujarnya.
Baca juga:
Janda kembang tewas dibantai
Misteri ember berisi darah di rumah janda kembang
(ysw)