Mayat perempuan ditemukan mengapung di tandon air
Selasa, 25 Maret 2014 - 00:15 WIB
Mayat perempuan ditemukan mengapung di tandon air
A
A
A
Sindonews.com - Sesosok mayat ditemukan di dalam tandon air rumah kosong, Jalan Nogososro Nomor 64, Tlogosari Semarang.
Mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan tanpa identitas tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan berbau, Senin, 24 Maret 2014.
"Yang menemukan pertama Pak Kemi, saat itu katanya dia mau mandi dan mengambil air di dalam tandon air sekitar jam 18.00 WIB tadi, kemudian dia terkejut ketika melihat di tandon air ada mayat," kata Rizal Praditya (20) warga yang tinggal di samping rumah tersebut, Senin, 24 Maret 2014.
Rizal menambahkan, sebelumnya pada Rabu 19 Maret 2014 lalu, ia mendengar ada suara gaduh yang berasal dari rumah kosong yang diketahui ditinggal pemiliknya sebulan lalu itu. Menurutnya suara gaduh itu berasal dari benda yang dibanting.
"Suaranya gaduh sekali, saya jelas sekali dengarnya. Tapi waktu itu saya tidak curiga. Saya juga sempat cek ke atap, tidak ada apa-apa," lanjut dia.
Rizal kemudian tidak merasa curiga dengan suara tersebut karena ketika itu setahu Rizal, orang yang biasanya menumpang di sana yakni Kemi masih pulang kampung di Purwodadi.
Kemudian sekitar dua hari lalu, Rizal mencium bau busuk namun tidak tahu dari mana asalnya. Ia baru tahu bau tersebut berasal dari mayat yang berada di dalam tandon rumah kosong tersebut ketika Kemi menemukannya.
"Ternyata itu bau mayat, saya baru tahu tadi (kemarin)," imbuhnya.
Penemuan mayat tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Mereka langsung memadati bagian depan rumah sehingga jalan di lokasi kejadian menjadi macet.
Mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan tanpa identitas tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan berbau, Senin, 24 Maret 2014.
"Yang menemukan pertama Pak Kemi, saat itu katanya dia mau mandi dan mengambil air di dalam tandon air sekitar jam 18.00 WIB tadi, kemudian dia terkejut ketika melihat di tandon air ada mayat," kata Rizal Praditya (20) warga yang tinggal di samping rumah tersebut, Senin, 24 Maret 2014.
Rizal menambahkan, sebelumnya pada Rabu 19 Maret 2014 lalu, ia mendengar ada suara gaduh yang berasal dari rumah kosong yang diketahui ditinggal pemiliknya sebulan lalu itu. Menurutnya suara gaduh itu berasal dari benda yang dibanting.
"Suaranya gaduh sekali, saya jelas sekali dengarnya. Tapi waktu itu saya tidak curiga. Saya juga sempat cek ke atap, tidak ada apa-apa," lanjut dia.
Rizal kemudian tidak merasa curiga dengan suara tersebut karena ketika itu setahu Rizal, orang yang biasanya menumpang di sana yakni Kemi masih pulang kampung di Purwodadi.
Kemudian sekitar dua hari lalu, Rizal mencium bau busuk namun tidak tahu dari mana asalnya. Ia baru tahu bau tersebut berasal dari mayat yang berada di dalam tandon rumah kosong tersebut ketika Kemi menemukannya.
"Ternyata itu bau mayat, saya baru tahu tadi (kemarin)," imbuhnya.
Penemuan mayat tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Mereka langsung memadati bagian depan rumah sehingga jalan di lokasi kejadian menjadi macet.
(sms)