Proyek metro kapsul, PRN dibantu 4 perusahaan
Selasa, 25 Maret 2014 - 08:08 WIB
Proyek metro kapsul, PRN dibantu 4 perusahaan
A
A
A
Sindonews.com - PT Perkakas Rekadaya Nusantara (PRN) merupakan perusahaan swasta yang menawarkan proyek metro kapsul kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Meski terbilang baru, PRN siap mempertanggungjawabkan semua kinerjanya jika proyek itu diterima Pemprov DKI.
Komisaris PT Perkakas Rekadaya Nusantara Djoni Rosadi mengatakan, perusahaannya memang bergerak di bidang otomotif seperti sparepart mobil. Maka itu, pihaknya siap menjalankan proyek metro kapsul itu.
"Kami adalah pembuat mesin untuk pabrik mobil perusahaan Jepang seperti Toyota, dan lain-lain. Jadi secara kualitas kita dapat dipertanggungjawabkan, karena kita berhasil masuk ke perusahaan mobil besar," katanya saat dihubungi Sindonews, Senin 24 Maret 2014.
Guna menyukseskan proyek yang diperkirakan menelan anggaran Rp3,4 triliun itu, kata Djoni, pihaknya bekerja sama dengan empat perusahaan sesuai bidangnya masing-masing.
Empat perusahaan itu di antaranya adalah:
1. PT PP Precast bertugas untuk membuat beton tiang pancang, jalan untuk metro kapsul ini.
2. PT Karsa Kerja Mekanotama bertugas membuat badan dari Metro Kapsul tersebut.
3. PT Teknik Rekayasa Kereta Kapsul (TRKK) bertanggung jawab pada sistem atau kontrol dari metro kapsul.
4. PT Surya Lintas Gemilang yang bertugas mengintegrasi komponen-komponen yang ada di ketiga perusahaan di atas.
Perusahan-perusahaan ini diakui oleh Djoni sebagai perusahaan memang sudah terpilih dan siap jika nanti memang mendapatkan kata 'Yes' untuk melanjutkan proyek metro kapsul ini.
Sekadar diketahui, PT Perkakas Rekadaya Nusantara (PRN) dibangun di atas lahan seluas 23 hektare dari total lahan seluas 50 hektar. PT yang bergerak di bidang manufacturing didirikan pada tanggal 5 Mei 1999 dan mulai beroperasi pada tanggal 31 Januari 2002.
Baca:
Metro kapsul bidik jalur gemuk
Komisaris PT Perkakas Rekadaya Nusantara Djoni Rosadi mengatakan, perusahaannya memang bergerak di bidang otomotif seperti sparepart mobil. Maka itu, pihaknya siap menjalankan proyek metro kapsul itu.
"Kami adalah pembuat mesin untuk pabrik mobil perusahaan Jepang seperti Toyota, dan lain-lain. Jadi secara kualitas kita dapat dipertanggungjawabkan, karena kita berhasil masuk ke perusahaan mobil besar," katanya saat dihubungi Sindonews, Senin 24 Maret 2014.
Guna menyukseskan proyek yang diperkirakan menelan anggaran Rp3,4 triliun itu, kata Djoni, pihaknya bekerja sama dengan empat perusahaan sesuai bidangnya masing-masing.
Empat perusahaan itu di antaranya adalah:
1. PT PP Precast bertugas untuk membuat beton tiang pancang, jalan untuk metro kapsul ini.
2. PT Karsa Kerja Mekanotama bertugas membuat badan dari Metro Kapsul tersebut.
3. PT Teknik Rekayasa Kereta Kapsul (TRKK) bertanggung jawab pada sistem atau kontrol dari metro kapsul.
4. PT Surya Lintas Gemilang yang bertugas mengintegrasi komponen-komponen yang ada di ketiga perusahaan di atas.
Perusahan-perusahaan ini diakui oleh Djoni sebagai perusahaan memang sudah terpilih dan siap jika nanti memang mendapatkan kata 'Yes' untuk melanjutkan proyek metro kapsul ini.
Sekadar diketahui, PT Perkakas Rekadaya Nusantara (PRN) dibangun di atas lahan seluas 23 hektare dari total lahan seluas 50 hektar. PT yang bergerak di bidang manufacturing didirikan pada tanggal 5 Mei 1999 dan mulai beroperasi pada tanggal 31 Januari 2002.
Baca:
Metro kapsul bidik jalur gemuk
(mhd)