Dana terbatas, metro kapsul pas untuk DKI
Senin, 24 Maret 2014 - 15:43 WIB
Dana terbatas, metro kapsul pas untuk DKI
A
A
A
Sindonews.com - Proyek metro Kapsul dinilai pas untuk menjadi angkutan massal di DKI Jakarta. Karena, proyek tersebut tidak banyak menelan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Hal tersebut disampaikan oleh Komisaris PT Perkakas Rekadaya Nusantara Djoni Rosadi di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selatan, Senin (24/3/2014).
"Saya kira itu yang paling penting, karena pemerintah kita memiliki dana terbatas. Menciptakan transportasi umum, murah, handal sehingga biaya investasi cepat kembali," katanya.
Ide membuat transportasi umum ini dari kata Metro Mini yang sudah lama dikenal masyarakat Ibu Kota Jakarta. Tetapi, kata Djoni, program dan manajemennya berbeda.
Pembiayaan proyek metro kapsul ini jauh lebih murah dibanding Jakarta Monorel. Karena, rancangan track atau jalur yang kecil, membuat harga investasinya jauh lebih murah.
"Metro Mini itu kan kendaraan umum yang dikenali masyarakat. Harganya murah, dan kemudian diangkat ke atas (elevated)," katanya.
Baca:
Produsen metro kapsul berasal dari Subang
Hal tersebut disampaikan oleh Komisaris PT Perkakas Rekadaya Nusantara Djoni Rosadi di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selatan, Senin (24/3/2014).
"Saya kira itu yang paling penting, karena pemerintah kita memiliki dana terbatas. Menciptakan transportasi umum, murah, handal sehingga biaya investasi cepat kembali," katanya.
Ide membuat transportasi umum ini dari kata Metro Mini yang sudah lama dikenal masyarakat Ibu Kota Jakarta. Tetapi, kata Djoni, program dan manajemennya berbeda.
Pembiayaan proyek metro kapsul ini jauh lebih murah dibanding Jakarta Monorel. Karena, rancangan track atau jalur yang kecil, membuat harga investasinya jauh lebih murah.
"Metro Mini itu kan kendaraan umum yang dikenali masyarakat. Harganya murah, dan kemudian diangkat ke atas (elevated)," katanya.
Baca:
Produsen metro kapsul berasal dari Subang
(mhd)