Pengetahuan bisa jadi modal raih kekuasaan

Minggu, 23 Maret 2014 - 10:34 WIB
Pengetahuan bisa jadi...
Pengetahuan bisa jadi modal raih kekuasaan
A A A
Sindonews.com - Ilmu pengetahuan menjadi keutamaan bahkan tak dapat ditawar dalam kehidupan manusia.

Pengetahuan bahkan merupakan sarana yang paling penting untuk mendapatkan kekuasaan di masa yang penuh persaingan saat ini.

Hal ini diungkapkan Associate Deann di Bidang Asian Studies Prof Pamela Allen MA PhD dalam acara wisuda lulusan S1 dan S2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Jogja Expo Center, Sabtu 22 Maret 2014.

Allen menuturkan, kekuasaan dalam hal ini bisa mengacu pada kekuasaan di berbagai hal.

"Untuk kalian yang baru selesai menyelesaikan pendidikan tinggi, kekuasaan bisa berarti kemampuan kalian mendapatkan posisi terhormat di tengah masyarakat. Bagaimana kalian mendapatkan pekerjaan layak, menciptakan pekerjaan atau bahkan mendapatkan posisi-posisi strategis yang memungkinkan kalian berkiprah membangun bangsa dan negara," ujarnya.

Guru Besar Universitas Tasmania, Australia ini menekankan, kelulusan seorang sarjana menjadi tonggak awal perjuangan hidup yang lebih berat.

Dari sinilah seorang sarjana dituntut mampu mengaplikasikan pengetahuan yang sudah didapatkannya. Tentu dengan niat yang baik bagi masyarakat luas, di sinilah kepribadian para lulusan perguruan tinggi akan diuji.

"Mereka harus bisa menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam kehidupan nyata. Jika salah niat, tentu bukan manfaat yang akan dihasilkan, tapi kehancuran manusia itu sendiri," timpalnya.

Allen juga berpesan agar para lulusan UAD mau memanfaatkan pengetahuan yang sudah didapat dengan sebaik-baiknya.

Dia menekankan, pengetahuan yang dikuasai haruslah digunakan untuk kepentingan masyarakat, bangsa, negara bahkan dunia, bukan untuk kepentingan pribadi.

"Saya juga berharap, UAD dan universitas kami bisa terus mempertahankan dan meningkatkan kerjasama, termasuk kerjasama antar bangsa. Tak hanya untuk menjalin persaudaraan, kita juga bisa bersama-sama mendapatkan ilmu pengetahuan lebih dan bisa memberi manfaat lebih luas lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr Abdul Fadlil MT mengatakan, selain memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik, UAD juga memberikan penghargaan pada mahasiswa berprestasi non akademik.

Hal tersebut dilakukan sebagai wujud terima kasih UAD pada mahasiswa yang sudah mengharumkan nama UAD, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada wisuda kali ini, UAD meluluskan 663 sarjana dan magister. Untuk lulusan S1 terbaik dengan IPK tertinggi yakni 3,90 diraih oleh Yuyun Sundari dari Prodi Akuntansi.

Untuk lulusan tercepat dengan masa studi 3 tahun 4 bulan 23 hari, diraih Arwaman dari prodi Ilmu Hukum dengan IPK 3,85. Sedangkan lulusan terbaik program magister diraih Ginanjar Zukhuf Saputri dari jurusan Magister Farmasi.
(sms)
Berita Terkait
Potret Semarak Pembukaan...
Potret Semarak Pembukaan Dies Natalis Unnes ke-59
Buka Pertandingan Dies...
Buka Pertandingan Dies Natalis ke-61, Rektor UNM: Jadikan Momen Kebersamaan
Gelar Dies Natalis,...
Gelar Dies Natalis, Politani Pangkep Sapa Eks Direktur hingga Para Alumni
Rayakan Dies Natalis,...
Rayakan Dies Natalis, Direktur Paparkan Pencapaian Poltekpar di Usia ke-29 Tahun
Pemberian Beasiswa Meriahkan...
Pemberian Beasiswa Meriahkan Perayaan 56 Tahun IP Trisakti
Dies Natalis ke-72,...
Dies Natalis ke-72, ISTN Ingin Menjadi Institusi Pilihan
Berita Terkini
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
46 menit yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
1 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
2 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
3 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
3 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved