Di pengadilan, Dedeh akan menyesal bunuh anak sendiri
Kamis, 20 Maret 2014 - 15:53 WIB
Di pengadilan, Dedeh akan menyesal bunuh anak sendiri
A
A
A
Sindonews.com - Dedeh Uum Fatimah, mengaku tidak menyesal membunuh anaknya, Aisyah Fany (2,5). Bahkan ia menyesal tidak berhasil membunuh anaknya yang lain. Dedeh beranggapan, anak yang belum akil balig akan masuk surga jika meninggal.
Kriminolog Universitas Padjadjaran (Unpad), Yesmil Anwar, membenarkan jika pernyataan itu memiliki banyak makna alias multitafsir.
"Saya setuju seperti itu (pernyataan Dedeh multitafsir). Bahkan dia bisa melegitimasi bahwa kematian adalah pembebasan. Dan dia tidak menyesal," kata Yesmil, Kamis (20/3/2014).
Hal itu yang kemudian menarik untuk dibahas. Bahkan mungkin dalam pengadilan nanti bisa saja terungkap fakta baru dan Dedeh menyatakan penyesalannya jika ia akhirnya sadar kesalahannya.
"Kemenyesalahan merupakan satu terminologi. Kalau (Dedeh mengatakan) tidak menyesal, kemungkinan ini temporer. Mungkin di pengadilan kita akan mendapat pengakuan (menyesal)," ungkapnya.
Soal bunuh diri dan pembunuhan, ia mengatakan ada penyebab utama yang melatarbelakanginya. "Bunuh diri dan pembunuhan itu (pelakunya) jauh dari nilai luhur agama," tuturnya.
Hal itu yang kemudian harus diungkap penyidik maupun di pengadilan nanti. Motif pembunuhan pun harus diungkap secara tuntas agar hukuman yang diberikan majelis hakim setimpal dengan perbuatan Dedeh.
Baca juga:
Dedeh jalani tes kejiwaan
Kriminolog Universitas Padjadjaran (Unpad), Yesmil Anwar, membenarkan jika pernyataan itu memiliki banyak makna alias multitafsir.
"Saya setuju seperti itu (pernyataan Dedeh multitafsir). Bahkan dia bisa melegitimasi bahwa kematian adalah pembebasan. Dan dia tidak menyesal," kata Yesmil, Kamis (20/3/2014).
Hal itu yang kemudian menarik untuk dibahas. Bahkan mungkin dalam pengadilan nanti bisa saja terungkap fakta baru dan Dedeh menyatakan penyesalannya jika ia akhirnya sadar kesalahannya.
"Kemenyesalahan merupakan satu terminologi. Kalau (Dedeh mengatakan) tidak menyesal, kemungkinan ini temporer. Mungkin di pengadilan kita akan mendapat pengakuan (menyesal)," ungkapnya.
Soal bunuh diri dan pembunuhan, ia mengatakan ada penyebab utama yang melatarbelakanginya. "Bunuh diri dan pembunuhan itu (pelakunya) jauh dari nilai luhur agama," tuturnya.
Hal itu yang kemudian harus diungkap penyidik maupun di pengadilan nanti. Motif pembunuhan pun harus diungkap secara tuntas agar hukuman yang diberikan majelis hakim setimpal dengan perbuatan Dedeh.
Baca juga:
Dedeh jalani tes kejiwaan
(lns)