Dukuh Atas jadi sentral transportasi Jakarta
Kamis, 20 Maret 2014 - 13:25 WIB
Dukuh Atas jadi sentral transportasi Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan pemerintah pusat sedang merudingkan rencana pembangunan transportasi di Jakarta.
Rencananya, Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat akan menjadi sentral moda transportasi massal ke penjuru Jakarta.
"Kita sepakat untuk melihat lapangan rencana pembangunan loop line terutama beberapa stasiun utama seperti di Dukuh Atas" kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Soesanto kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/3/2014)
Bambang melanjutkan nanti di Dukuh Atas akan menjadi sebuah stasiun yang semua moda transportasi ada disana.
"Busway ada disitu, MRT ada disitu, kereta api bandara, dan monorail juga ada disitu," katanya.
Namun secara keseluruhan, semua harus disesuaikan dengan pengembangan tata ruang dan pola pembangunan properti di DKI Jakarta.
Senada dengan Bambang, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo juga mengungkapkan penentuan daerah yang akan dijadikan loopline harus dibicarakan bersama-sama dengan Kemenhub.
"Ini kan baru desain kita kejar dulu, baru ke lapangan dan kita tentukan titik-titik mana saja bareng-bareng" katanya.
Rencananya, Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat akan menjadi sentral moda transportasi massal ke penjuru Jakarta.
"Kita sepakat untuk melihat lapangan rencana pembangunan loop line terutama beberapa stasiun utama seperti di Dukuh Atas" kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Soesanto kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/3/2014)
Bambang melanjutkan nanti di Dukuh Atas akan menjadi sebuah stasiun yang semua moda transportasi ada disana.
"Busway ada disitu, MRT ada disitu, kereta api bandara, dan monorail juga ada disitu," katanya.
Namun secara keseluruhan, semua harus disesuaikan dengan pengembangan tata ruang dan pola pembangunan properti di DKI Jakarta.
Senada dengan Bambang, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo juga mengungkapkan penentuan daerah yang akan dijadikan loopline harus dibicarakan bersama-sama dengan Kemenhub.
"Ini kan baru desain kita kejar dulu, baru ke lapangan dan kita tentukan titik-titik mana saja bareng-bareng" katanya.
(ysw)