Polisi pastikan mertua pejabat Tangerang tewas sakit
Rabu, 19 Maret 2014 - 19:38 WIB
Polisi pastikan mertua pejabat Tangerang tewas sakit
A
A
A
Sindonews.com - Berdasarkan hasil visum Hj Djubaidah (73) yang ditemukan tewas di rumahnya, polisi memastikan kalau mertua pejabat Tangerang ini tewas karena sakit.
Kapolsek Ciledug Kompol Imam Santosa menjelaskan, hasil visum menyatakan tidak ditemukan unsur kekerasan. Beragam isu yang muncul soal adanya luka lebam maupun sumpalan di mulut korban, dari hasil visum tidak terbukti.
“Tidak ada tanda-tanda akibat dibunuh atau dirampok. Begitu juga dengan informasi perhiasan korban hilang pasca penemuan jasad tidak dapat dibuktikan. Jadi ini murni meninggal karena sakit,” ujarnya di Mapolsek Ciledug, Rabu (19/3/2014).
Menurut Imam, atas hasil visum, olah TKP dan keterangan saksi di sekitar, maka terang sudah kasus ini tidak ditindaklanjuti alias ditutup.
Soal adanya informasi pembantu korban hilang pasca kejadian pembunuhan, Imam menyatakan tidak akan ditindaklanjuti juga pencarian orang dimaksud.
“Mendasar pada hasil visum yang didapat bahwa tidak ada unsur kekerasan. Jadi kasus ini tidak ditindaklanjuti,” katanya.
Untuk diketahui, Djubaedah ditemukan tidak bernyawa di kamar tidurnya pada Senin 17 Maret 2014. Kasus ini pun dilaporkan ke pihak kepolisian karena dikhawatirkan korban perampokan disertai pembunuhan.
Baca juga:
Menantu curiga Hj Djubaidah tewas dibunuh
Kapolsek Ciledug Kompol Imam Santosa menjelaskan, hasil visum menyatakan tidak ditemukan unsur kekerasan. Beragam isu yang muncul soal adanya luka lebam maupun sumpalan di mulut korban, dari hasil visum tidak terbukti.
“Tidak ada tanda-tanda akibat dibunuh atau dirampok. Begitu juga dengan informasi perhiasan korban hilang pasca penemuan jasad tidak dapat dibuktikan. Jadi ini murni meninggal karena sakit,” ujarnya di Mapolsek Ciledug, Rabu (19/3/2014).
Menurut Imam, atas hasil visum, olah TKP dan keterangan saksi di sekitar, maka terang sudah kasus ini tidak ditindaklanjuti alias ditutup.
Soal adanya informasi pembantu korban hilang pasca kejadian pembunuhan, Imam menyatakan tidak akan ditindaklanjuti juga pencarian orang dimaksud.
“Mendasar pada hasil visum yang didapat bahwa tidak ada unsur kekerasan. Jadi kasus ini tidak ditindaklanjuti,” katanya.
Untuk diketahui, Djubaedah ditemukan tidak bernyawa di kamar tidurnya pada Senin 17 Maret 2014. Kasus ini pun dilaporkan ke pihak kepolisian karena dikhawatirkan korban perampokan disertai pembunuhan.
Baca juga:
Menantu curiga Hj Djubaidah tewas dibunuh
(ysw)