Ungkap penyelundupan narkoba, Osah diusulkan dapat reward
Rabu, 19 Maret 2014 - 16:10 WIB
Ungkap penyelundupan narkoba, Osah diusulkan dapat reward
A
A
A
Sindonews.com - Adalah Osah Nurhayati, petugas Lapas Banceuy, yang berhasil mengungkap upaya penyelundupan narkoba jenis ganja dan sabu ke Lapas Banceuy, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/3/2014).
Tanpa kejelian Osah memeriksa ikat rambut yang dipakai NH (38), upaya penyelundupan itu mungkin bisa saja berhasil. Hal itu diapresiasi secara khusus oleh Kapalas Banceuy, Wahid Hasyim.
"Terima kasih kepada Ibu Osah yang sudah mengungkap ini," kata Wahid.
Dia berharap, kejelian dan ketelitian serupa dimiliki para petugas lain di Lapas Banceuy. Sehingga berbagai upaya penyelundupan bisa dicegah.
Atas prestasinya, Osah rencananya akan diganjar penghargaan khusus. Wahid akan mengusulkan ke pimpinan di atasnya agar Osah diapresiasi lebih.
"Kita akan usulkan kepada pimpinan agar Ibu Osah mendapat penghargaan," ungkapnya. Tapi soal detail penghargaan berupa apa, itu menurutnya diserahkan pada kebijakan atasan.
Menanggapi rencana pemberian penghargaan itu, Osah yang sudah bekerja sejak 1992 di Lapas Banceuy hanya memberi senyuman.
Baginya, diberikan atau tidak penghargaan tersebut, yang terpenting adalah menjalankan tugas dengan baik.
Soal pengungkapan upaya penyelundupan, itu sudah bagian dari tugasnya. Ia pun baru kali ini benar-benar menangkap tangan upaya penyelundupan.
"Selama bekerja di sini, baru kali ini menangkap tangan penyelundup," tutur Osah.
Seperti diberitakan, aksi NM keburu ketahuan petugas Lapas Banceuy setelah berusaha menyelundupkan narkoba. Adalah Osah Nurhayati, petugas lapas, yang jeli mengungkap upaya NM.
Dalam pemeriksaan di pintu masuk, Osah mencurigai ikat rambut NM yang keras. Setelah dibuka, dari dalam ikat rambut itu ternyata ada empat paket ganja dan enam paket sabu dengan kemasan plastik kecil. Kasus itu kini ditangani Polda Jawa Barat.
Baca juga :
Selundupkan narkoba lewat ikat kepala, NM diupah Rp150 Ribu
Tanpa kejelian Osah memeriksa ikat rambut yang dipakai NH (38), upaya penyelundupan itu mungkin bisa saja berhasil. Hal itu diapresiasi secara khusus oleh Kapalas Banceuy, Wahid Hasyim.
"Terima kasih kepada Ibu Osah yang sudah mengungkap ini," kata Wahid.
Dia berharap, kejelian dan ketelitian serupa dimiliki para petugas lain di Lapas Banceuy. Sehingga berbagai upaya penyelundupan bisa dicegah.
Atas prestasinya, Osah rencananya akan diganjar penghargaan khusus. Wahid akan mengusulkan ke pimpinan di atasnya agar Osah diapresiasi lebih.
"Kita akan usulkan kepada pimpinan agar Ibu Osah mendapat penghargaan," ungkapnya. Tapi soal detail penghargaan berupa apa, itu menurutnya diserahkan pada kebijakan atasan.
Menanggapi rencana pemberian penghargaan itu, Osah yang sudah bekerja sejak 1992 di Lapas Banceuy hanya memberi senyuman.
Baginya, diberikan atau tidak penghargaan tersebut, yang terpenting adalah menjalankan tugas dengan baik.
Soal pengungkapan upaya penyelundupan, itu sudah bagian dari tugasnya. Ia pun baru kali ini benar-benar menangkap tangan upaya penyelundupan.
"Selama bekerja di sini, baru kali ini menangkap tangan penyelundup," tutur Osah.
Seperti diberitakan, aksi NM keburu ketahuan petugas Lapas Banceuy setelah berusaha menyelundupkan narkoba. Adalah Osah Nurhayati, petugas lapas, yang jeli mengungkap upaya NM.
Dalam pemeriksaan di pintu masuk, Osah mencurigai ikat rambut NM yang keras. Setelah dibuka, dari dalam ikat rambut itu ternyata ada empat paket ganja dan enam paket sabu dengan kemasan plastik kecil. Kasus itu kini ditangani Polda Jawa Barat.
Baca juga :
Selundupkan narkoba lewat ikat kepala, NM diupah Rp150 Ribu
(sms)