Ini kronologi penyelundupan narkoba ke Lapas Banceuy
Rabu, 19 Maret 2014 - 14:59 WIB
Ini kronologi penyelundupan narkoba ke Lapas Banceuy
A
A
A
Sindonews.com - Penyelundupan narkoba jenis ganja dan sabu dilakukan NM (38) ke Lapas Banceuy, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/3/2014) merupakan salah satu modus baru.
Ini kronologi lengkap pengungkapan penyelundupan tersebut.
Pukul 11.00 WIB, NM datang ke Lapas Banceuy dengan berpura-pura sebagai pengunjung. Ia mengatakan ingin menjenguk RE, salah seorang narapidana.
"Ketika kita datang, kita periksa sesuai prosedur dari atas (kepala) hingga ke bawah (kaki)," ujar Osah Nurhatayi, petugas jaga Lapas Banceuy. Saat memeriksa bagian kepala, dia merasa ada kejanggalan.
"Saat dipegang ikat rambutnya keras. Saya tanya ini kenapa keras, katanya enggak apa-apa," ucapnya.
Sepintas, memang tidak ada yang aneh dengan ikat rambut itu. Apalagi ikat rambut itu terlihat rapi meski di dalamnya ternyata ada bungkusan ganja dan sabu.
"Enggak kelihatan (mencurigakan) karena ikat rambutnya juga dijahit. Saya langsung bawa ikat rambutnya terus digunting," jelasnya.
Setelah digunting, baru diketahui ternyata di dalam ikat rambut ada empat bungkus ganja dan enam bungkus sabu yang dikemas dalam plastik kecil-kecil. "Orangnya langsung dibawa untuk diperiksa," ungkapnya.
Disinggung sudah berapa kali NM datang ke Lapas Banceuy, Osah mengaku tidak tahu persis. "Tapi dia sudah beberapa kali datang ke sini," ujarnya.
Diduga NM sudah profesional dalam menjalankan aksinya. Apalagi, NM tidak kelihatan panik saat aksinya keburu terungkap oleh petugas. "Kelihatannya profesional. Tapi nanti harus dipastikan oleh kepolisian," timpalnya.
Soal sosok RE, Kalapas Banceuy, Wahid Hasyim, mengatakan dia merupakan teman suami NM. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan sementara.
Baca juga :
Pakai ikat rambut, wanita ini selundupan narkoba ke lapas
Ini kronologi lengkap pengungkapan penyelundupan tersebut.
Pukul 11.00 WIB, NM datang ke Lapas Banceuy dengan berpura-pura sebagai pengunjung. Ia mengatakan ingin menjenguk RE, salah seorang narapidana.
"Ketika kita datang, kita periksa sesuai prosedur dari atas (kepala) hingga ke bawah (kaki)," ujar Osah Nurhatayi, petugas jaga Lapas Banceuy. Saat memeriksa bagian kepala, dia merasa ada kejanggalan.
"Saat dipegang ikat rambutnya keras. Saya tanya ini kenapa keras, katanya enggak apa-apa," ucapnya.
Sepintas, memang tidak ada yang aneh dengan ikat rambut itu. Apalagi ikat rambut itu terlihat rapi meski di dalamnya ternyata ada bungkusan ganja dan sabu.
"Enggak kelihatan (mencurigakan) karena ikat rambutnya juga dijahit. Saya langsung bawa ikat rambutnya terus digunting," jelasnya.
Setelah digunting, baru diketahui ternyata di dalam ikat rambut ada empat bungkus ganja dan enam bungkus sabu yang dikemas dalam plastik kecil-kecil. "Orangnya langsung dibawa untuk diperiksa," ungkapnya.
Disinggung sudah berapa kali NM datang ke Lapas Banceuy, Osah mengaku tidak tahu persis. "Tapi dia sudah beberapa kali datang ke sini," ujarnya.
Diduga NM sudah profesional dalam menjalankan aksinya. Apalagi, NM tidak kelihatan panik saat aksinya keburu terungkap oleh petugas. "Kelihatannya profesional. Tapi nanti harus dipastikan oleh kepolisian," timpalnya.
Soal sosok RE, Kalapas Banceuy, Wahid Hasyim, mengatakan dia merupakan teman suami NM. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan sementara.
Baca juga :
Pakai ikat rambut, wanita ini selundupan narkoba ke lapas
(sms)