Pakai ikat rambut, wanita ini selundupan narkoba ke lapas
Rabu, 19 Maret 2014 - 14:02 WIB
Pakai ikat rambut, wanita ini selundupan narkoba ke lapas
A
A
A
Sindonews.com - Trik cerdas dilakukan perempuan berinisial NM (38). Ia berusaha menyelundupkan ganja dan sabu-sabu ke dalam Lapas Banceuy di Kota Bandung, Jawa Barat, untuk salah seorang narapidana.
Dalam beraksi, NM yang bermodus sebagai pengunjung datang ke lokasi untuk menjenguk salah seorang narapidana.
Ia mengunakan ikat rambut untuk menyembunyikan barang haram itu dan mengelabui petugas.
Tapi trik cerdas itu tak mampu mengelabui Osah Nurhayati, petugas jaga Lapas Banceuy. Saat memeriksa NM di pintu masuk, dia mencurigai ikat rambut yang dipakai NM.
Ikat rambut itu kemudian dilepas. Bahkan setelah dibuka menggunakan gunting, dari dalam ikat rambut itu terdapat empat bungkus kecil ganja dan enam bungkus kecil sabu-sabu.
NM lalu dibawa petugas untuk diamankan dan dimintai keterangan. "Kita akan serahkan penanganan kasus ini ke Polda Jawa Barat," kata Kalapas Banceuy, Wahid Husein.
Di Lapas Banceuy, penyelundupan narkoba seperti yang dilakukan NM adalah modus baru. Tapi pihaknya akan menerapkan kewaspadaan penuh agar barang-barang haram seperti itu tidak lagi masuk ke Lapas Banceuy.
"Kita selalu waspada, petugas juga harus teliti dalam memeriksa dan menggeledah (pengunjung). Itu sesuai dengan prosedur," tegas Wahid.
Sementara dari hasil pemeriksaan, kata Wahid, NM bermaksud memberikan paket ganja dan sabu-sabu itu pada RE yang merupakan narapidana di blok D.
Tapi untuk memastikan kasus itu, pemeriksaan selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian. Untuk barang bukti, petugas juga menyita satu handphone, ikat rambut, serta tiga buah simcard.
Dalam beraksi, NM yang bermodus sebagai pengunjung datang ke lokasi untuk menjenguk salah seorang narapidana.
Ia mengunakan ikat rambut untuk menyembunyikan barang haram itu dan mengelabui petugas.
Tapi trik cerdas itu tak mampu mengelabui Osah Nurhayati, petugas jaga Lapas Banceuy. Saat memeriksa NM di pintu masuk, dia mencurigai ikat rambut yang dipakai NM.
Ikat rambut itu kemudian dilepas. Bahkan setelah dibuka menggunakan gunting, dari dalam ikat rambut itu terdapat empat bungkus kecil ganja dan enam bungkus kecil sabu-sabu.
NM lalu dibawa petugas untuk diamankan dan dimintai keterangan. "Kita akan serahkan penanganan kasus ini ke Polda Jawa Barat," kata Kalapas Banceuy, Wahid Husein.
Di Lapas Banceuy, penyelundupan narkoba seperti yang dilakukan NM adalah modus baru. Tapi pihaknya akan menerapkan kewaspadaan penuh agar barang-barang haram seperti itu tidak lagi masuk ke Lapas Banceuy.
"Kita selalu waspada, petugas juga harus teliti dalam memeriksa dan menggeledah (pengunjung). Itu sesuai dengan prosedur," tegas Wahid.
Sementara dari hasil pemeriksaan, kata Wahid, NM bermaksud memberikan paket ganja dan sabu-sabu itu pada RE yang merupakan narapidana di blok D.
Tapi untuk memastikan kasus itu, pemeriksaan selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian. Untuk barang bukti, petugas juga menyita satu handphone, ikat rambut, serta tiga buah simcard.
(sms)