Ayam berkaki empat & tiga sayap hebohkan warga
Rabu, 19 Maret 2014 - 08:18 WIB
Ayam berkaki empat & tiga sayap hebohkan warga
A
A
A
Sindonews.com - Warga Kompleks Perumdam, RT 05, Kelurahan Puncak Kemuning, Lubuklinggau Utara I dihebohkan karena kehadiran ayam negeri putih atau ayam potong yang berbeda dengan ayam lainnya.
Sebab ayam itu berkaki empat dan bersayap tiga. Ayam potong peliharaan ini milik pasangan suami istri (Pasutri), Sinang (60) dan Tuti (50).
Ayam itu berumur sebelas hari memiliki dua kaki normal dan dua kaki lainnya menempel dan menjuntai pada ekor belakang dan ditutup oleh satu buah sayap baru tumbuh.
Hingga Rabu pagi (19/3/2014) warga sekitar terus mendatangi kediaman pasutri tersebut yang penasaran ingin melihat dari dekat ayam aneh berbulu putih itu. Ayam itu dipelihara dalam kandang depan rumahnya.
Tuti mengatakan, mulanya ayam tersebut dibawa menantunya yakni Romadi yang bekerja disalah satu peternakan ayam potong di Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Ayam itu diambil dari kandang peternakan oleh Romadi baru dua hari yang lalu.
"Tadinya menantu saya itu sudah menginformasikan ke pemilik peternakan ayam jika ada ayam kaki empat. Tetapi, tidak diperdulikan,"kata Tuti saat memegang ayam kaki empat dan bersayap tiga.
Menurutnya, saat itu dirinya mendatangi kandang ayam potong untuk mencari ayam kaki empat dan sayap tiga itu. Tetapi tidak menemukan ayam tersebut. Karena ada ribuan ayam.
Anehnya, ketika dicari ayam tidak berhasil ditemukan tetapi saat diberikan pakan ayam datang dengan sendirinya. "Ayam itu datang sendiri dekati kaki Rohmadi. Itulah yang buat kami heran,"ungkapnya.
Dia menjelaskan, usai mendapatkan ayam akhirnya dibawa ke rumah untuk dipelihara. Karena jarang terjadi ada ayam berkaki empat dan memiliki sayap tiga.
Bahkan warga sekitar sebagian yang mengetahui ayam kaki empat dan bersayap tiga tersebut.
Sementara itu, Sinang, suami dari Tuti menegaskan, dirinya tidak akan menjual ayam tersebut kepada siapapun dan akan dipelihara hingga besar.
"Ayam tidak akan kami jual. Ayam ini akan kami pelihara sampai besar. Siapa tahu ada hikmah dari kehadiran ayam tersebut,"pungkasnya.
Sebab ayam itu berkaki empat dan bersayap tiga. Ayam potong peliharaan ini milik pasangan suami istri (Pasutri), Sinang (60) dan Tuti (50).
Ayam itu berumur sebelas hari memiliki dua kaki normal dan dua kaki lainnya menempel dan menjuntai pada ekor belakang dan ditutup oleh satu buah sayap baru tumbuh.
Hingga Rabu pagi (19/3/2014) warga sekitar terus mendatangi kediaman pasutri tersebut yang penasaran ingin melihat dari dekat ayam aneh berbulu putih itu. Ayam itu dipelihara dalam kandang depan rumahnya.
Tuti mengatakan, mulanya ayam tersebut dibawa menantunya yakni Romadi yang bekerja disalah satu peternakan ayam potong di Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Ayam itu diambil dari kandang peternakan oleh Romadi baru dua hari yang lalu.
"Tadinya menantu saya itu sudah menginformasikan ke pemilik peternakan ayam jika ada ayam kaki empat. Tetapi, tidak diperdulikan,"kata Tuti saat memegang ayam kaki empat dan bersayap tiga.
Menurutnya, saat itu dirinya mendatangi kandang ayam potong untuk mencari ayam kaki empat dan sayap tiga itu. Tetapi tidak menemukan ayam tersebut. Karena ada ribuan ayam.
Anehnya, ketika dicari ayam tidak berhasil ditemukan tetapi saat diberikan pakan ayam datang dengan sendirinya. "Ayam itu datang sendiri dekati kaki Rohmadi. Itulah yang buat kami heran,"ungkapnya.
Dia menjelaskan, usai mendapatkan ayam akhirnya dibawa ke rumah untuk dipelihara. Karena jarang terjadi ada ayam berkaki empat dan memiliki sayap tiga.
Bahkan warga sekitar sebagian yang mengetahui ayam kaki empat dan bersayap tiga tersebut.
Sementara itu, Sinang, suami dari Tuti menegaskan, dirinya tidak akan menjual ayam tersebut kepada siapapun dan akan dipelihara hingga besar.
"Ayam tidak akan kami jual. Ayam ini akan kami pelihara sampai besar. Siapa tahu ada hikmah dari kehadiran ayam tersebut,"pungkasnya.
(sms)