Kena razia, habib ngamuk ngaku kenal Jokowi
Selasa, 18 Maret 2014 - 13:47 WIB
Kena razia, habib ngamuk ngaku kenal Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur kembali menggelar operasi penertiban parkir liar di kawasan Jatinegara.
Dalam razia tersebut, seorang pria yang mengaku bernama Habib Ikhsan mengamuk di Jalan Raya Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, lantaran tidak terima mobil Suzuki Ertiga B 1024 TKP yang terparkir di bahu jalan diminta pindah parkir.
Dengan mengaku orang yang mengerti hukum, Ikhsan membentak petugas yang melakukan penertiban. Dia juga mengatakan, di dalam mobil tersebut sedang ada orang yang sakit.
"Saya orang hukum, orang pemerintah. Tahu norma sedikit. Ini ada orang sakit di dalam, sedang emergency," bentaknya kepada petugas di lokasi, Selasa (18/3/2014).
Ikhsan pun mengaku, mengenal Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan menyuruh petugas Dishub melaporkan tindakan ini dengan harapan akan mendapatkan dispensasi dari 'kenalannya' itu.
"Kasih tahu Bapak Jokowi, saya Habib Ikhsan, orang hukum, orang pemerintah. Anak saya sakit. Saya orang dari pemerintah juga. Lapor Jokowi," katanya.
Kejadian itu secara spontan menjadi tontonan warga sekitar dan warga yang melintas di jalan tersebut. Pria dengan jaket coklat dan mengenakan peci haji ini nampak tak segan untuk memarahi petugas Dishub. Aksinya baru sedikit tenang setelah petugas memutuskan untuk meninggalkan pria itu.
Razia petugas Dishub ini dilakukan mulai sepanjang Jalan Raya Otista mengarah Kampung Melayu, terus ke arah Cawang, PGC dan seterusnya. Razia dikhususkan kepada kendaraan yang parkir sembarangan di tepi jalan.
Petugas memberikan waktu bagi pemilik kendaraan yang mengetahui adanya operasi tersebut untuk menertibkan kendaraannya sendiri. Jika pemilik tidak ada, aksi cabut pentil dan pengempisan ban langsung dilakukan bagi pemilik kendaraan yang parkir sembarangan.
Dalam razia tersebut, seorang pria yang mengaku bernama Habib Ikhsan mengamuk di Jalan Raya Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, lantaran tidak terima mobil Suzuki Ertiga B 1024 TKP yang terparkir di bahu jalan diminta pindah parkir.
Dengan mengaku orang yang mengerti hukum, Ikhsan membentak petugas yang melakukan penertiban. Dia juga mengatakan, di dalam mobil tersebut sedang ada orang yang sakit.
"Saya orang hukum, orang pemerintah. Tahu norma sedikit. Ini ada orang sakit di dalam, sedang emergency," bentaknya kepada petugas di lokasi, Selasa (18/3/2014).
Ikhsan pun mengaku, mengenal Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan menyuruh petugas Dishub melaporkan tindakan ini dengan harapan akan mendapatkan dispensasi dari 'kenalannya' itu.
"Kasih tahu Bapak Jokowi, saya Habib Ikhsan, orang hukum, orang pemerintah. Anak saya sakit. Saya orang dari pemerintah juga. Lapor Jokowi," katanya.
Kejadian itu secara spontan menjadi tontonan warga sekitar dan warga yang melintas di jalan tersebut. Pria dengan jaket coklat dan mengenakan peci haji ini nampak tak segan untuk memarahi petugas Dishub. Aksinya baru sedikit tenang setelah petugas memutuskan untuk meninggalkan pria itu.
Razia petugas Dishub ini dilakukan mulai sepanjang Jalan Raya Otista mengarah Kampung Melayu, terus ke arah Cawang, PGC dan seterusnya. Razia dikhususkan kepada kendaraan yang parkir sembarangan di tepi jalan.
Petugas memberikan waktu bagi pemilik kendaraan yang mengetahui adanya operasi tersebut untuk menertibkan kendaraannya sendiri. Jika pemilik tidak ada, aksi cabut pentil dan pengempisan ban langsung dilakukan bagi pemilik kendaraan yang parkir sembarangan.
(mhd)