Tergiur investasi emas, uang ratusan juta melayang

Senin, 17 Maret 2014 - 19:06 WIB
Tergiur investasi emas,...
Tergiur investasi emas, uang ratusan juta melayang
A A A
Sindonews.com – Kasus penipuan berkedok investasi kembali terjadi di Kota Semarang. Puluhan orang yang mengaku nasabah dari PT Golden Traders Indonesia Syariah mendatangi Mapolres Semarang untuk melaporkan penipuan berkedok investasi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Dengan membawa kertas yang merupakan barang bukti perjanjian investasi, juga majalah perusahaan, mereka melaporkan kejadian itu kepada polisi.

“Kedatangan kami ini untuk melaporkan penipuan yang dilakukan oleh PT Golden Traders Indonesia (GTI). Kami merasa tertipu dengan program investasi emas dari perusahan itu,” kata Sarwo (56) warga Ngesrep Kecamatan Tembalang Kota Semarang kepada wartawan, Senin (17/3/2014).

Menurut Sarwo, awalnya dirinya ditawari untuk melakukan ivestasi ke perusahaan tersebut dengan cara membeli emas. Namun, harga emas yang ditawarkan lebih tinggi dari harga emas di pasaran.

“Kelebihan uang itu katanya untuk investasi, perbulannya dijanjikan akan mendapatkan keuntungan 4-5 persen perbulan dari jumlah yang kami investasikan,” imbuhnya yang mengaku telah mengikuti program investasi emas itu sejak November 2012 silam.

Karena tertarik, ia langsung ikut dalam investasi itu. Tak tanggung-tanggung, ia menanamkan investasi ke perusahaan tersebut hingga Rp300 juta. Bahkan, ia juga mengikuti program investasi lain berupa investasi emas non fisik.

“Selain keuntungan yang menjanjikan, hal yang membuat saya yakin adalah perusahaan itu menggunakan label Syariah dan memiliki sertifikat resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Makanya saya tidak ragu untuk mengikuti program investasinya,” paparnya.

Namun sayang, apa yang diharapkannya tidak sesuai dengan kenyataan. Setelah dua kali mendapat pembayaran dari hasil investasi itu, pembayaran mandek.

“Setelah mendapat pembayaran dua kali, tidak ada lagi pembayaran. Kami terus mencoba menghubungi dan menanyakan, tapi mereka (direksi) hanya memberikan janji-janji,” pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan Kun Dwiyanto (55) warga Jalan Rambutan Kota Semarang. Kun yang menginvestasikan uang lebih dari Rp350 juta itu juga merasa ditipu dengan program tersebut.

“Itu perusahaan nasional, nasabahnya banyak sekali dengan nilai investasi ratusan juta. Di Kota Semarang sendiri setahu saya lebih dari seratus orang yang ikut program investasi emas tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Kun mengatakan jika banyak nasabah yang stres memikirkan perkara tersebut. Selain tidak mendapatkan hasil yang dijanjikan, uang yang telah diinvestasikan juga tidak kembali.

“Jelas pusing dan khawatir, bahkan ada teman kami yang juga nasabah sampai meninggal dunia karena memikirkan masalah ini. Dia stres lantaran untuk mengikuti investasi ini harus menggadaikan barang-barang berharganya,” imbuhnya.

Untuk itu Kun berharap polisi segera melakukan penyelidikan kepada perusahaan tersebut. Juga, uang yang telah mereka investasikan dapat dikembalikan secara utuh.

“Kami harap petugas segera melakukan penyelidikan, kami akan terus menuntut apa yang menjadi hak kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto saat ditemui mengatakan, pihaknya akan segera menangani kasus dugaan penipuan berkedok investasi itu. Meski begitu, ia tidak dapat tergesa-gesa dan harus melakukan pemeriksaan lebih mendalam dari laporan itu.

“Silakan jika memang ada nasabah yang dirugikan untuk melaporkan kepada kami, nanti pasti akan kami tindaklanjuti. Laporan pasti akan kami proses,” kata dia.
(lns)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
5 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
7 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved