Ahok akan lelang jabatan eselon III dan IV
Kamis, 13 Maret 2014 - 14:54 WIB
Ahok akan lelang jabatan eselon III dan IV
A
A
A
Sindonews.com - Buruknya manajemen di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama ini membuat sejumlah SDM berada di posisi yang tidak tepat.
Untuk menempatkan SDM sesuai dengan keahliannya, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan lelang jabatan untuk pejabat eselon III dan IV.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memastikan semua golongan PNS seluruh DKI yang berpotensi bisa mengisi posisi jabatan eselon III dan IV. Bahkan golongan III-C sampai IV-A akan mendapat kesempatan yang sama dalam tes nanti.
"Jadi kami mau melakukan tes ulang, dan itu tidak diberi batas, siapa pun bisa mengikuti tes ini," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/3/2014).
Langkah ini dilakukan untuk menempatkan SDM sesuai dengan keahliannya. Misalnya PNS dari dinas taman tapi latar belakang pendidikannya akuntan.
"Begitu tes kemampuannya terus jujur, bisa dipindah jadi kepala seksi di Dinas Pelayanan Pajak," katanya.
Ia berharap nanti PNS yang berjiwa muda dan jujur yang akan bekerja di bidang yang sudah ditempatkan.
"Misalkan insiyur sipil tapi di pemadam kebakaran, jadi cuma jadi penghias jadi mempercantik padahal punya kemampuan jadi kepala seksi di PU" katanya
Jika nanti tes hasilnya memuaskan, Ahok akan mengembalikan ke posisi yang setara. Jika tidak, ia memohon maaf akan menjadikan staf biasa.
Baca juga:
Jokowi rombak pejabat eselon II
Alasan Jokowi rombak pejabat DKI
Untuk menempatkan SDM sesuai dengan keahliannya, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan lelang jabatan untuk pejabat eselon III dan IV.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memastikan semua golongan PNS seluruh DKI yang berpotensi bisa mengisi posisi jabatan eselon III dan IV. Bahkan golongan III-C sampai IV-A akan mendapat kesempatan yang sama dalam tes nanti.
"Jadi kami mau melakukan tes ulang, dan itu tidak diberi batas, siapa pun bisa mengikuti tes ini," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/3/2014).
Langkah ini dilakukan untuk menempatkan SDM sesuai dengan keahliannya. Misalnya PNS dari dinas taman tapi latar belakang pendidikannya akuntan.
"Begitu tes kemampuannya terus jujur, bisa dipindah jadi kepala seksi di Dinas Pelayanan Pajak," katanya.
Ia berharap nanti PNS yang berjiwa muda dan jujur yang akan bekerja di bidang yang sudah ditempatkan.
"Misalkan insiyur sipil tapi di pemadam kebakaran, jadi cuma jadi penghias jadi mempercantik padahal punya kemampuan jadi kepala seksi di PU" katanya
Jika nanti tes hasilnya memuaskan, Ahok akan mengembalikan ke posisi yang setara. Jika tidak, ia memohon maaf akan menjadikan staf biasa.
Baca juga:
Jokowi rombak pejabat eselon II
Alasan Jokowi rombak pejabat DKI
(ysw)