Suami sering pulang malam, istri tenggak racun tikus

Kamis, 13 Maret 2014 - 03:09 WIB
Suami sering pulang...
Suami sering pulang malam, istri tenggak racun tikus
A A A
Sindonews.com - Gara-gara tidak tahan dengan ulah suaminya yang sering pulang malam, Maulida (20), warga Genuk Suran, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, nekat menenggak racun tikus dan memotong urat nadi tangan kirinya.

Beruntung, meski hendak mengakhiri hidupnya, nyawa ibu beranak satu itu masih bisa diselamatkan dan kini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.

Kejadian tersebut diduga karena dia sudah tidak kuat menahan diri dengan perilaku suaminya yang kerap pulang malam bahkan hingga pagi.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh sang suami, Pujiyanto (25), sekira pukul 09.00 pagi. Saat itu, Pujianto baru pulang ke rumah dan mengetahui istrinya sudah tergeletak di dalam rumah dengan mulut berbusa, pergelangan tangan kiri mengucur darah dan di sampingnya tergeletak gelas bekas racun.

Mengetahui hal itu, Pujianto langsung meminta pertolongan kepada tetangga dan melarikan istrinya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saya tahu sudah dalam kondisi tidak sadar,” katanya, Rabu 12 Maret 2014.

Pujianto mengaku, sebelum kejadian tersebut malam harinya sempat terjadi cekcok. Sang istri melarangnya untuk keluar malam. Namun, pada malam itu Pujianto tetap nekat keluar malam. Hal itulah yang kemudian diduga kuat menjadi pemicu Maulida untuk mengakhiri hidupnya.

Melihat kondisi istrinya yang kini tidak berdaya, Pujiyanto mengaku menyesal. Diapun berjanji, tidak akan lagi pulang larut malam atau pulang pagi.

”Saya menyesal, gara-gara saya istri menjadi korbannya,” akunya.

Dokter Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Gunawan mengatakan, jika korban terlambat sedikit saja di bawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak akan tertolong lagi. ”Kalau terlambat satu jam saja, akan sulit untuk diselamatkan,” ujarnya.

Kini kondisi korban sudah berangsur membaik setelah racun di tubuhnya dikeluarkan dan luka di tangan kirinya diobati. ”Beruntung urat nadinya tidak sampai putus hanya melukai dagingnya saja, sehingga pendarahannya tidak terlalu parah,” tambahnya.
(rsa)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
51 menit yang lalu
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
1 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 jam yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
6 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
16 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
16 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved