Jengkel anaknya dipukul guru, orangtua datangi sekolah
Kamis, 13 Maret 2014 - 02:07 WIB
Jengkel anaknya dipukul guru, orangtua datangi sekolah
A
A
A
Sindonews.com - Salah seorang guru SDN Sidoklumpuk, Sidoarjo diduga memukul siswanya. Pihak sekolah akhirnya dilabrak oleh orang tua siswa yang tidak terima atas perlakuan itu.
Guru yang diduga memukul Dimas Adi Candra, siswa kelas VI SDN Sidoklumpuk, tersebut adalah Endang. Dia merupakan guru wali kelas V yang memukul punggung bagian belakang Dimas.
Pemukulan itu dipicu berawal saat Dimas dan beberapa temannya berbuat gaduh Selasa 11 Maret 2014 siang. Merasa kesal, Endang-pun kemudian memukul punggung bagian belakang Endang.
Orang tua Dimas, Suyitno bersama istrinya Martini yang tidak terima akhirnya mendatangi sekolah yang berada di Jalan Monginsidi, Sidoarjo. Suyitno mengaku mendapatkan informasi perlakuan kasar anaknya dari teman anaknya.
“Anak saya memang tidak cerita, mungkin takut, tapi akhirnya ngaku,” ujarnya saat mendatangi SDN Sidoklumpuk, Rabu (12/3/2014).
Suyitno terpaksa mengadukan perbuatan Endang ke kepala sekolah karena sudah jengkel. Endang diduga tidak hanya sekali main pukul terhadap siswanya. Ada sejumlah kasus pemukulan yang juga pernah dilakukan kepada anak didiknya. Hal inilah yang membuat Suyitno jengkel.
Kepala SDN Sidoklumpuk M Mujib akhirnya menemui Suyitno. Dalam pertemuan itu, Suyitno meminta agar guru yang bersangkutan mengubah sikapnya kepada anaknya maupun siswa lain.
Suyitno mengaku pemukulan yang dilakukan Endang jangan sampai kembali terjadi ke siswa lain. Sehingga tidak menjadikan trauma pada siswa lain. “Bu Endang juga telah minta maaf kepada orang tua siswa,” ujarnya.
Terkait sanksi apa yang akan diberikan kepada Endang, Mujib mengaku masih akan merapatkan secara intens dengan pihak sekolah. Meski demikian, dia berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi.
Guru yang diduga memukul Dimas Adi Candra, siswa kelas VI SDN Sidoklumpuk, tersebut adalah Endang. Dia merupakan guru wali kelas V yang memukul punggung bagian belakang Dimas.
Pemukulan itu dipicu berawal saat Dimas dan beberapa temannya berbuat gaduh Selasa 11 Maret 2014 siang. Merasa kesal, Endang-pun kemudian memukul punggung bagian belakang Endang.
Orang tua Dimas, Suyitno bersama istrinya Martini yang tidak terima akhirnya mendatangi sekolah yang berada di Jalan Monginsidi, Sidoarjo. Suyitno mengaku mendapatkan informasi perlakuan kasar anaknya dari teman anaknya.
“Anak saya memang tidak cerita, mungkin takut, tapi akhirnya ngaku,” ujarnya saat mendatangi SDN Sidoklumpuk, Rabu (12/3/2014).
Suyitno terpaksa mengadukan perbuatan Endang ke kepala sekolah karena sudah jengkel. Endang diduga tidak hanya sekali main pukul terhadap siswanya. Ada sejumlah kasus pemukulan yang juga pernah dilakukan kepada anak didiknya. Hal inilah yang membuat Suyitno jengkel.
Kepala SDN Sidoklumpuk M Mujib akhirnya menemui Suyitno. Dalam pertemuan itu, Suyitno meminta agar guru yang bersangkutan mengubah sikapnya kepada anaknya maupun siswa lain.
Suyitno mengaku pemukulan yang dilakukan Endang jangan sampai kembali terjadi ke siswa lain. Sehingga tidak menjadikan trauma pada siswa lain. “Bu Endang juga telah minta maaf kepada orang tua siswa,” ujarnya.
Terkait sanksi apa yang akan diberikan kepada Endang, Mujib mengaku masih akan merapatkan secara intens dengan pihak sekolah. Meski demikian, dia berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi.
(rsa)