Bos toko kelontong ditusuk orang tak dikenal
Selasa, 11 Maret 2014 - 11:42 WIB
Bos toko kelontong ditusuk orang tak dikenal
A
A
A
Sindonews.com - Pemilik toko kelontongan Cin Chunen alias Rikky (50) di Jalan Raya, Cokroaminoto, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, tewas dengan 11 luka tusukan setelah ditikam orang tak dikenal di toko miliknya.
Informasi yang didapat, Rikky sekira pukul 06.00 WIB, hendak mengantar anaknya berangkat sekolah, saat itulah korban yang membuka pagar rumah langsung ditikam pelaku dengan pisau dapur.
"Korban tewas dengan luka tusuk di bagian dada, perut, dan punggung sebanyak 11 tusukan," kata Kapolsek Ciledug, kompol Imam Santoso kepada wartawan di Tangerang, Selasa (11/3/2014).
Kata Imam, pelaku lalu naik ke lantai tiga untuk mencari sesuatu. Namun, istri korban, Suikim (38) yang melihat pelaku membawa pisau langsung mengambil golok.
"Istri korban melakukan perlawanan dengan menggunakan golok," terangnya.
Pelaku lalu terkena luka bacok di bagian perut dan muka dan langsung tersungkur, sedangkan istri korban kena luka tusuk di bagian perut.
Ketika pelaku sudah terkapar, istri korban langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Untuk dugaan sementara, Imam mengatakan, masih melakukan pengembangan yang mengakibatkan pelaku melakukan aksinya.
Informasi yang didapat, Rikky sekira pukul 06.00 WIB, hendak mengantar anaknya berangkat sekolah, saat itulah korban yang membuka pagar rumah langsung ditikam pelaku dengan pisau dapur.
"Korban tewas dengan luka tusuk di bagian dada, perut, dan punggung sebanyak 11 tusukan," kata Kapolsek Ciledug, kompol Imam Santoso kepada wartawan di Tangerang, Selasa (11/3/2014).
Kata Imam, pelaku lalu naik ke lantai tiga untuk mencari sesuatu. Namun, istri korban, Suikim (38) yang melihat pelaku membawa pisau langsung mengambil golok.
"Istri korban melakukan perlawanan dengan menggunakan golok," terangnya.
Pelaku lalu terkena luka bacok di bagian perut dan muka dan langsung tersungkur, sedangkan istri korban kena luka tusuk di bagian perut.
Ketika pelaku sudah terkapar, istri korban langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Untuk dugaan sementara, Imam mengatakan, masih melakukan pengembangan yang mengakibatkan pelaku melakukan aksinya.
(mhd)