April, DKI ubah sistem pembuangan sampah
Selasa, 11 Maret 2014 - 11:34 WIB
April, DKI ubah sistem pembuangan sampah
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengubah pengelolaan sampah yang ada di ibu kota. Perubahan tersebut akan mulai diterapkan pada April 2014 dari sistem waktu ke sistem rit.
"Jadi nanti sampah yang diangkut itu kita hitung pakai rit. Jadi per rit bayar berapa nanti tinggal dihitung saja," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2014).
Pria yang biasa disapa Ahok ini mengatakan, Pemprov DKI melakukan itu agar tidak ada lagi sampai yang menumpuk sehingga memakan sebagaian badan jalan. Karena, hal itu dinilai lebih efektif untuk pembuangan sampah di Jakarta.
"Jadi sehari itu mereka (petugas pengngkut sampah) cuma bisa angkut satu rit, karena satu rit itu mereka butuh delapan jam habis itu sudah enggak balik lagi mengangkut sampah," terangnya.
Saat disinggung menyangkut pengawasan, Ahok enggak terlalu banyak komentar. Bahkan dia mengaku pesimis dengan hal tersebut.
"Ya selama kita enggak bisa pecat PNS ya begitu, orang sudah puluhan tahun begini. Ya sama saja kaya rusun, ya tahan-tahan saja lah kita," tutupnya.
Baca:
Dikeluhkan warga, petugas tak berdaya angkut sampah
"Jadi nanti sampah yang diangkut itu kita hitung pakai rit. Jadi per rit bayar berapa nanti tinggal dihitung saja," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2014).
Pria yang biasa disapa Ahok ini mengatakan, Pemprov DKI melakukan itu agar tidak ada lagi sampai yang menumpuk sehingga memakan sebagaian badan jalan. Karena, hal itu dinilai lebih efektif untuk pembuangan sampah di Jakarta.
"Jadi sehari itu mereka (petugas pengngkut sampah) cuma bisa angkut satu rit, karena satu rit itu mereka butuh delapan jam habis itu sudah enggak balik lagi mengangkut sampah," terangnya.
Saat disinggung menyangkut pengawasan, Ahok enggak terlalu banyak komentar. Bahkan dia mengaku pesimis dengan hal tersebut.
"Ya selama kita enggak bisa pecat PNS ya begitu, orang sudah puluhan tahun begini. Ya sama saja kaya rusun, ya tahan-tahan saja lah kita," tutupnya.
Baca:
Dikeluhkan warga, petugas tak berdaya angkut sampah
(mhd)