Teror penembakan di halte busway berlanjut
Minggu, 09 Maret 2014 - 17:05 WIB
Teror penembakan di halte busway berlanjut
A
A
A
Sindonews.com - Halte Bus Transjakarta kembali menjadi sasaran penembakan. Kali ini halte busway Cikoko di Koridor IX Rute Pinang Ranti-Pluit menjadi sasaran tembak.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengungkapkan, penembakan di koridor itu terjadi sekitar pukul 06.05 WIB, Minggu (9/3/2014) pagi.
"Penembakan yang diduga menggunakan senjata air softgun itu menyebabkan kaca di halte busway Cikoko, Jalan MT Haryono Tebet Timur, pecah," katanya kepada wartawan.
Terkait hal itu, pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi dari lokasi kejadian, atas nama Yuli Siti Caswati, Wahyu Nugroho, dan Burhanudin.
Keterangan para saksi, diketahui mereka mendengar suara letusan seperti senapan angin dan suara benturan pada kaca halte.
"Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan pecahan kaca berbentuk bulat, dengan diameter sekitar satu sentimeter di jalur Busway. Namun sampai ini, modus dan pelaku pengrusakan belum diketahui," tegasnya.
Diduga, halte ditembak dengan menggunakan air soft gun. Karena, dilihat dari kerusakan yang terjadi sama seperti penembakan halte-halte bus transjakarta sebelumnya.
"Kalau ada kaitannya itu masih diselidiki, tapi jenis senjatanya kami menduga airsoft gun," tegasnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengungkapkan, penembakan di koridor itu terjadi sekitar pukul 06.05 WIB, Minggu (9/3/2014) pagi.
"Penembakan yang diduga menggunakan senjata air softgun itu menyebabkan kaca di halte busway Cikoko, Jalan MT Haryono Tebet Timur, pecah," katanya kepada wartawan.
Terkait hal itu, pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi dari lokasi kejadian, atas nama Yuli Siti Caswati, Wahyu Nugroho, dan Burhanudin.
Keterangan para saksi, diketahui mereka mendengar suara letusan seperti senapan angin dan suara benturan pada kaca halte.
"Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan pecahan kaca berbentuk bulat, dengan diameter sekitar satu sentimeter di jalur Busway. Namun sampai ini, modus dan pelaku pengrusakan belum diketahui," tegasnya.
Diduga, halte ditembak dengan menggunakan air soft gun. Karena, dilihat dari kerusakan yang terjadi sama seperti penembakan halte-halte bus transjakarta sebelumnya.
"Kalau ada kaitannya itu masih diselidiki, tapi jenis senjatanya kami menduga airsoft gun," tegasnya.
(ysw)