Sudah hangus, 1 korban tewas di Luwu Timur sulit dikenali
Sabtu, 08 Maret 2014 - 11:00 WIB
Sudah hangus, 1 korban tewas di Luwu Timur sulit dikenali
A
A
A
Sindonews.com - Satu korban kecelakaan Bus Az-Zahra di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga kini masih belum diketahui identitasnya. Jenazah korban diduga merupakan warga Cenrana.
Kendati demikian Kepala Badan Pemanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, Yudi Indra Jaya, belum bisa memberi keterangan terkait satu korban itu.
“Memang ada korban yang hilang asal Cenrana, namun secara medis kita tidak bisa memberikan keterangan soal korban satu ini,” ujar Yudi kepada wartawan, Sabtu 8/3/2014).
Menurutnya, kondisi jenazah seluruhnya hangus terbakar, bahkan ada jenazah yang ditemukan hanya organ pahanya saja sementara organ lainya sudah jadi abu.
Sedangkan dua korban mengalami luka berat juga dikirim ke Rumah Sakit Salewangan Maros mengunakan dua ambulance, karena tidak dapat ditangani secara medis di Rumah Sakit Umum Lagaligo.
Keduanya adalah warga Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Syarifuddin (36), yang mengalami patah tangan dan Badra (54), patah tulang rusuk.
Baca:
Korban tewas kecelakaan di Luwu Timur jadi 10 orang
Kendati demikian Kepala Badan Pemanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, Yudi Indra Jaya, belum bisa memberi keterangan terkait satu korban itu.
“Memang ada korban yang hilang asal Cenrana, namun secara medis kita tidak bisa memberikan keterangan soal korban satu ini,” ujar Yudi kepada wartawan, Sabtu 8/3/2014).
Menurutnya, kondisi jenazah seluruhnya hangus terbakar, bahkan ada jenazah yang ditemukan hanya organ pahanya saja sementara organ lainya sudah jadi abu.
Sedangkan dua korban mengalami luka berat juga dikirim ke Rumah Sakit Salewangan Maros mengunakan dua ambulance, karena tidak dapat ditangani secara medis di Rumah Sakit Umum Lagaligo.
Keduanya adalah warga Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Syarifuddin (36), yang mengalami patah tangan dan Badra (54), patah tulang rusuk.
Baca:
Korban tewas kecelakaan di Luwu Timur jadi 10 orang
(rsa)