Peristiwa ledakan gudang amunisi diminta jangan terulang

Jum'at, 07 Maret 2014 - 18:14 WIB
Peristiwa ledakan gudang...
Peristiwa ledakan gudang amunisi diminta jangan terulang
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi I DPR meminta kasus meledaknya gudang amunisi Armada Barat (Armabar) Komando Pasukan Katak (Kopaska) di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara tidak terulang.

Maka itu, dia berharap, dilakukan penyelidikan secara tuntas. Menurutnya, TNI dan pihak kepolisian harus segera memastikan penyebab ledakan tersebut apakah terkait kegiatan sabotase atau tidak.

Sebaliknya, apakah ledakan gudang amunisi itu diakibatkan adanya kesalahan prosedur yang dilakukan prajurit. "Segera selidiki untuk mengetahui apa penyebabnya," kata Hayono, Jumat (7/3/2014).

Menurutnya penuntasan penyebab ledakan itu penting segera dilakukan, karena dalam waktu dekat akan dilaksanakan pemilu. Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, jelang pemilu, masyarakat sangat membutuhkan rasa aman.

"Oleh sebab itu, sekecil apapun gangguan yang terjadi pada masa krusial seperti saat ini harus diselesaikan secara tuntas," tukas salah satu peserta Konvensi Partai Demokrat ini.

Baca:
Gudang amunisi yang meledak milik Kopaska
(mhd)
Berita Terkini
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
35 menit yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
37 menit yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
1 jam yang lalu
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
1 jam yang lalu
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
3 jam yang lalu
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
4 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved