Risma : Taman tempat mengatasi tekanan hidup

Jum'at, 07 Maret 2014 - 09:59 WIB
Risma : Taman tempat...
Risma : Taman tempat mengatasi tekanan hidup
A A A
Sindonews.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menilai, keberadaan taman-taman yang tersebar di sejumlah sudut Kota Surabaya sangat penting bagi warga kota.

Dengan suhu udara Surabaya yang panas, taman-taman tersebut diharapkan mampu menjadi pendingin kota. Tak hanya itu, taman juga menjadi tempat terbaik bagi interaksi sosial.

Risma, panggilan akrab Tri Rismaharini mengatakan, dengan suhu udara Surabaya yang panas, maka akan berpengaruh terhadap karakter masyarakatnya. Warga Surabaya akhirnya memiliki tipikal keras.

Namun, dengan adanya taman, berangsur-angsur suhu udara Surabaya agak sejuk. Sehingga, tipil masyarakat Surabaya juga mulai ramah dan tidak lagi keras.

"Miniatur Kota Surabaya itu ada di Taman Bungkul (salah satu taman di Surabaya di Jalan Raya Darmo). Orang kaya, orang miskin, bayi orang lansia (lanjut usia), berkulit hitam berkulit putih semua bisa bertemu dan berinteraksi di Taman Bungkul. Mereka tidak berantem dan itu (Taman Bungkul) buka selama 24 jam," ujar Risma dalam acara diskusi dengan ribuan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Graha Sepuluh Nopember ITS, Kampus ITS Sukolilo Surabaya, Kamis (6/3/2014) malam.

Seringkali, lanjut Risma, dia bersama dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggelar razia pada jam 00.00. Razia ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pernah pada suatu ketika, dia razia pada pukul 02.00WIB dini hari. Saat razia, dia bertemu dengan salah beberapa warga dan bertanya, apa alasan mereka tengah malam berkunjung ke Taman Bungkul. Lantas para warga itu menjawab bahwa, mereka merasa kepanasan ketika berada di rumah.

"Jadi, tempat ini (Taman Bungkul) juga menjadi tempat untuk mengatasi tekanan hidup. Warga merasa nyaman berada di taman ini. Akhirnya, saya bangun banyak sekali taman. Ada taman yang khusus lansia dan ada taman persahabatan. Bahkan ada juga taman yang khusus bagi warga penderita kanker yakni taman paliatif," paparnya.

Menurut mantan kepala badan perencanaan dan pembangunan kota (Bappeko) Surabaya ini, taman harus bersih dan tidak harus mahal. Taman juga harus harus indah.

Taman yang bersih dan indah ini penting agar warga Surabaya yang dari kalangan ekonomi menengah atas bersedia datang dan berkumpul dengan warga Surabaya lainnya di taman ini.

Jika tidak indah dan bersih, kemungkinan mereka tidak akan datang ke taman, tapi lebih memiliki nongkrong-nongkrong di tempat lain yang bersih seperrti di mal dan pusat-pusat perbelanjaan.

"Semua taman saya sediakan free wifi, supaya yang kaya mau datang. Jadi, tidak ada lagi gap antara si kaya dan si miskin. Semua berkumpul jadi satu," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Kemarahan Wali Kota...
Kemarahan Wali Kota Tri Rismaharini Bikin Fadli Zon Ngeri
Peneliti IPB Serahkan...
Peneliti IPB Serahkan Data Desa Presisi Kepada Mensos Tri Rismaharini
Mensos Perintahkan Buat...
Mensos Perintahkan Buat Buffer Stock di Walenrang Barat
Risma Minta Jembatan...
Risma Minta Jembatan Joyoboyo Bisa Kelar November, Ada Apa?
Blusukan Pejabat Dinilai...
Blusukan Pejabat Dinilai Perlu untuk Dengar Langsung Aspirasi Rakyat
Tak Perlu Direspons...
Tak Perlu Direspons Berlebihan, Blusukan Mensos Risma Hal Biasa
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
49 menit yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
2 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
3 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
13 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
15 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
15 jam yang lalu
Infografis
2 Alasan Buaya Hidup...
2 Alasan Buaya Hidup Berdampingan dan Tidak Mau Memakan Capybara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved