Gudang amunisi yang meledak peninggalan Belanda
Kamis, 06 Maret 2014 - 14:03 WIB
Gudang amunisi yang meledak peninggalan Belanda
A
A
A
Sindonews.com - Komisi I DPR melakukan kunjungan ke lokasi meledaknya penyimpanan amunisi milik Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara.
Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin mengungkapkan dari hasil kunjungan mereka kecil kemungkinan ledakan terjadi karena adanya sabotase.
"Penyebabnya ternyata benar karena korsleting, bunker bekas Belanda hampir 100 tahunan lebih lah," kata TB Hasanudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menegaskan ledakan yang membuat 86 orang terluka dan satu tewas ini bukan karena faktor kelalaian.
"Jadi bukan keteledoran atau dikarenakan sabotase, karena sudah tua," tegasnya.
Kelalaian itu tidak terjadi karena hasil pantauannya menunjukkan bahwa lokasi dan jumlah amunisi yang berada di lokasi kejadian masih sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Penempatan tidak ada masalah, jadi itu hanya transit. Jumlahnya tidak banyak kalau cuma 800 butir, space-nya juga sesuai," pungkasnya.
Baca juga:
Area gudang amunisi Kopaska masih steril
Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin mengungkapkan dari hasil kunjungan mereka kecil kemungkinan ledakan terjadi karena adanya sabotase.
"Penyebabnya ternyata benar karena korsleting, bunker bekas Belanda hampir 100 tahunan lebih lah," kata TB Hasanudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menegaskan ledakan yang membuat 86 orang terluka dan satu tewas ini bukan karena faktor kelalaian.
"Jadi bukan keteledoran atau dikarenakan sabotase, karena sudah tua," tegasnya.
Kelalaian itu tidak terjadi karena hasil pantauannya menunjukkan bahwa lokasi dan jumlah amunisi yang berada di lokasi kejadian masih sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Penempatan tidak ada masalah, jadi itu hanya transit. Jumlahnya tidak banyak kalau cuma 800 butir, space-nya juga sesuai," pungkasnya.
Baca juga:
Area gudang amunisi Kopaska masih steril
(ysw)