Bawa senjata tajam, 3 siswa SMK ditangkap

Rabu, 05 Maret 2014 - 19:21 WIB
Bawa senjata tajam,...
Bawa senjata tajam, 3 siswa SMK ditangkap
A A A
Sindonews.com – Tiga remaja yang diketahui tercatat sebagai siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Semarang ditangkap tim Reserse Mobile Polrestabes Semarang, dini hari tadi. Sebab, ketiganya diketahui membawa senjata tajam jenis parang, knuckle dan gesper.

Ketiga pelajar tersebut adalah Rizky Nanda Destra Galaxy (19), Muhammad Tohir (19), dan Maulana Ahmad (18). Mereka ditangkap dalam razia yang dilakukan Polrestabes Semarang saat sedang nongkrong di kawasan Tugumuda Kota Semarang.

Salah satu pelajar, Rizky mengaku jika senjata tajam yang dibawanya itu hanya untuk berjaga-jaga dari ancaman kejahatan. Sebab, dirinya mengaku cemas dengan kondisi Kota Semarang yang semakin rawan tindak kejahatan.

“Memang ini salah kami, keluyuran tengah malam. Parang ini milik kakek saya, sedangkan knuckle milik senior saya. Barang ini sengaja saya bawa untuk jaga-jaga. Takut juga jika nanti kena jambret,” kata dia, Rabu (5/3/2014).

Hal senada juga dikatakan Tohir, pelajar lainnya. Tohir mengaku senjata tajam yang dibawanya itu tidak untuk melakukan tindakan kriminal.

“Kami tidak berniat melakukan kejahatan, ini keluar malam hanya untuk cari angin. Tadi rencana mau pulang ke kontrakan di wilayah Sampangan, eh malah sudah ditangkap polisi,” ujarnya.

Meski begitu, ketiganya tetap diamankan oleh petugas. Selain ketiga remaja bersama senjata tajam, polisi juga mengamankan kendaraan bermotor Yamaha Vega R nopol B-6501-EEA dan Suzuki Tornado GX nopol H-6812-AW milik mereka.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polrestabes Semarang, AKBP Basuki memaparkan, ketiga remaja tersebut ditangkap saat razia mobile pengamanan Pemilu 2014. Untuk menjaga keamanan menjelang pemilu itu, petugas Polrestabes Semarang memang giat menggelar razia di berbagai jalanan.

“Ketiganya diketahui memiliki senjata tajam, sehingga kami amankan. Meski pengakuannya hanya untuk berjaga-jaga, tapi tetap hal itu tidak diperbolehkan,” kata dia.

Lebih lanjut Basuki mengatakan jika razia serupa akan terus dilakukan hingga pelaksanaan Pemilu 2014. Sebab menurutnya, razia itu dinilai efektif untuk menekan angka kriminalitas di jalanan.

“Razia akan terus kami giatkan untuk mempersempit kejahatan jalanan yang masih marak terjadi di Kota Semarang,” imbuhnya.

Setelah diamankan dan dimintai keterangan, ketiga pelajar tersebut akhirnya diperbolehkan pulang oleh anggota kepolisian sore kemarin. Namun, ketiganya masih diwajibkan untuk melapor dua kali dalam seminggu kepada Polrestabes Semarang.
(lns)
Berita Terkait
Belasan Pelajar di Majalengka...
Belasan Pelajar di Majalengka Terjaring Razia, Satu Bawa Sajam
Razia, Belasan Pelajar...
Razia, Belasan Pelajar dan Mahasiswa Kedapatan Ngamar di Penginapan
Polres Metro Bekasi...
Polres Metro Bekasi Kota Bakal Razia Tempat Rawan Begal dan Tawuran
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Dihukum Tak Pakai Masker,...
Dihukum Tak Pakai Masker, Pelajar SMK Ini Hanya Hafal Satu Sila Pancasila
Modus Razia Narkoba,...
Modus Razia Narkoba, 2 Polisi Gadungan Ini Gasak 8 Gawai Pelajar SMP
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved