Massa rusak gerbang utama kantor Gubernur Sumut
Rabu, 05 Maret 2014 - 15:55 WIB
Massa rusak gerbang utama kantor Gubernur Sumut
A
A
A
Sindonews.com - Seratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Bantuan Hukum Kota Medan berunjuk rasa di kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Diponegoro Medan.
Massa menuntut agar gubernur segera mengatasi fenomena pemadaman listrik di Sumatera Utara. Massa yang kesal tidak ditemui oleh Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho lalu merusak pintu gerbang utama kantor gubernur.
Mereka menilai seringnya pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN menyebabkan kerusakan peralatan peralatan elektronik, hubungan pendek arus listrik yang menyebabkan kebakaran dan meruginya para pedagang besar maupun kecil.
Menteri BUMN Dahlan Iskan juga dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah krisis listrik yang terjadi di Sumatera Utara. Massa menuntut agar Dahlan Iskan segera mundur dari jabatannya.
Massa juga melakukan aksi teatrikal yang menggambarkan penderitaan rakyat kecil yang hanya di lihat oleh para pejabat negara. Beberapa peralatan elektronik seperti pemasak nasi dan komputer yang dirusak digantung di gerbang utama kantor gubernur.
“Kami mendesak gubernur agar mengumumkan bahwa Sumatera Utara dalam keadaan darurat energi dan listrik. Hal ini dilakukan agar pemerintah pusat bisa peduli terhadap krisis listrik yang sedang terjadi di Sumatera Utara, “ kata Ketua Apindo Medan Rusmin Lawin.
Aksi seratusan massa yang memblokir separuh badan jalan juga membuat arus lalu lintas di sekitar Jalan Diponegoro Medan macet hingga 2 kilometer.
Massa menuntut agar gubernur segera mengatasi fenomena pemadaman listrik di Sumatera Utara. Massa yang kesal tidak ditemui oleh Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho lalu merusak pintu gerbang utama kantor gubernur.
Mereka menilai seringnya pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN menyebabkan kerusakan peralatan peralatan elektronik, hubungan pendek arus listrik yang menyebabkan kebakaran dan meruginya para pedagang besar maupun kecil.
Menteri BUMN Dahlan Iskan juga dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah krisis listrik yang terjadi di Sumatera Utara. Massa menuntut agar Dahlan Iskan segera mundur dari jabatannya.
Massa juga melakukan aksi teatrikal yang menggambarkan penderitaan rakyat kecil yang hanya di lihat oleh para pejabat negara. Beberapa peralatan elektronik seperti pemasak nasi dan komputer yang dirusak digantung di gerbang utama kantor gubernur.
“Kami mendesak gubernur agar mengumumkan bahwa Sumatera Utara dalam keadaan darurat energi dan listrik. Hal ini dilakukan agar pemerintah pusat bisa peduli terhadap krisis listrik yang sedang terjadi di Sumatera Utara, “ kata Ketua Apindo Medan Rusmin Lawin.
Aksi seratusan massa yang memblokir separuh badan jalan juga membuat arus lalu lintas di sekitar Jalan Diponegoro Medan macet hingga 2 kilometer.
(sms)