Jadi buruan media, Corby jatuh sakit
Selasa, 04 Maret 2014 - 16:24 WIB
Jadi buruan media, Corby jatuh sakit
A
A
A
Sindonews.com - Schapelle Leigh Corby terpidana kasus narkoba yang mendapat pembebasan bersyarat jatuh sakit. Menurut pihak keluarga Corby sakit karena sering dikejar-kejar wartawan. Pihak keluarga pun meminta agar wartawan tidak terus mengejarnya.
Mewakili keluarga, Wayan Widiyarta alias Cupak kakak ipar Corby meminta kalangan media agar tak membuntuti aktivitas Corby selepas dari LP Kerobokan yang kini tinggal di vila mewah di Seminyak.
"Kami harapkan teman-teman media, jangan kejar terus. Corby sedang sakit," ujar Cupak kepada awak media, Selasa (4/3/2014).
Terkait kabar Corby melakukan wawancara khusus dengan Channel 7, pihak keluarga Corby membantahnya.
Bantahan itu disampaikan keluarga Corby saat memberikan keterangan kepada petugas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali.
Cupak membenarkan, televisi Australia Channel 7 telah melakukan wawancara namun bukan dengan Corby, melaikan kakaknya, Mercedes.
Dalam wawancara itu, Mercedes, terus mempertanyakan asal muasal marijuana seberat 4,2 kilogram yang ditemukan di dalam tas Corby.
Keputusan untuk menerima wawancara, tak lain untuk menjaga nama baik almarhum ayah Mercedes dan Corby.
"Itu untuk almarhum bapak yang sudah tenang di sana," imbuhnya sembari membantah jika wawancara itu pihaknya mendapat bayaran dari stasiun yang bermarkas di Sydney itu.
Mewakili keluarga, Wayan Widiyarta alias Cupak kakak ipar Corby meminta kalangan media agar tak membuntuti aktivitas Corby selepas dari LP Kerobokan yang kini tinggal di vila mewah di Seminyak.
"Kami harapkan teman-teman media, jangan kejar terus. Corby sedang sakit," ujar Cupak kepada awak media, Selasa (4/3/2014).
Terkait kabar Corby melakukan wawancara khusus dengan Channel 7, pihak keluarga Corby membantahnya.
Bantahan itu disampaikan keluarga Corby saat memberikan keterangan kepada petugas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali.
Cupak membenarkan, televisi Australia Channel 7 telah melakukan wawancara namun bukan dengan Corby, melaikan kakaknya, Mercedes.
Dalam wawancara itu, Mercedes, terus mempertanyakan asal muasal marijuana seberat 4,2 kilogram yang ditemukan di dalam tas Corby.
Keputusan untuk menerima wawancara, tak lain untuk menjaga nama baik almarhum ayah Mercedes dan Corby.
"Itu untuk almarhum bapak yang sudah tenang di sana," imbuhnya sembari membantah jika wawancara itu pihaknya mendapat bayaran dari stasiun yang bermarkas di Sydney itu.
(lns)