Petugas keamanan UI temukan ganja di toilet kampus
Jum'at, 28 Februari 2014 - 14:55 WIB
Petugas keamanan UI temukan ganja di toilet kampus
A
A
A
Sindonews.com - Sebelum ramai diberitakan soal peredaran ganja di kampus Universitas Indonesia (UI), dua bulan lalu petugas keamanan UI pernah menemukan ganja kering di dalam toilet pria.
Penemuan ganja kering itu pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan di Perpustakaan Pusat UI. Ganja itu disimpan dalam bungkus rokok dan ditinggalkan dalam toilet.
"Dua bulan lalu memang ada penemuan (ganja). Tapi tidak diketahui siapa pemiliknya," kata Kasubdit Pembinaan Lingkungan Kampus (PLK) UI, Dadan Erwandi ketika dihubungi, Jumat (28/2/2014).
Mengenai kepemilikan ganja tersebut, Dadan, menduga itu milik pihak luar UI. Karena area kampus merupakan kawasan terbuka dan bisa diakses siapapun.
Ditanya soal keterkaitan penemuan ganja itu dengan kasus peredaran ganja di UI, Dadan menyanggah. Menurutnya, bandar besar yang ditangkap Mabes Polri hanya memanfaatkan situasi kampus saja.
"Kalau soal itu, saya menduga hanya untuk transit saja. Karena kami juga tidak menerima laporan dimana lokasi pasti mereka mengedarkan. Kalau di lapangan kami selalu patroli dan tidak ditemukan," ungkapnya.
Kasus penemuan ganja itu kemudian dilaporkan ke BNN Kota Depok. Barang buktinya juga diserahkan. Namun, pihak BNN Kota Depok juga belum dapat menelusuri siapa pemilik ganja itu.
Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko menuturkan hal serupa. Dikatakan dia, untuk pengamanan selama ini pihak PLK telah melakukan upaya patroli rutin.
"PLK sudah lebih bersiaga di daerah rawan," akunya.
Ketika ditanya apakah UI merasa kecolongan karena kasus ini. Pihak UI mengaku selama UI masih menjadi kawasan terbuka maka pihak kampus masih merasa kesulitan melakukan sterilisasi.
Baca juga:
Bandar ganja sasar UI dan Universitas Pancasila
3 ton ganja siap edar disita
Penemuan ganja kering itu pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan di Perpustakaan Pusat UI. Ganja itu disimpan dalam bungkus rokok dan ditinggalkan dalam toilet.
"Dua bulan lalu memang ada penemuan (ganja). Tapi tidak diketahui siapa pemiliknya," kata Kasubdit Pembinaan Lingkungan Kampus (PLK) UI, Dadan Erwandi ketika dihubungi, Jumat (28/2/2014).
Mengenai kepemilikan ganja tersebut, Dadan, menduga itu milik pihak luar UI. Karena area kampus merupakan kawasan terbuka dan bisa diakses siapapun.
Ditanya soal keterkaitan penemuan ganja itu dengan kasus peredaran ganja di UI, Dadan menyanggah. Menurutnya, bandar besar yang ditangkap Mabes Polri hanya memanfaatkan situasi kampus saja.
"Kalau soal itu, saya menduga hanya untuk transit saja. Karena kami juga tidak menerima laporan dimana lokasi pasti mereka mengedarkan. Kalau di lapangan kami selalu patroli dan tidak ditemukan," ungkapnya.
Kasus penemuan ganja itu kemudian dilaporkan ke BNN Kota Depok. Barang buktinya juga diserahkan. Namun, pihak BNN Kota Depok juga belum dapat menelusuri siapa pemilik ganja itu.
Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko menuturkan hal serupa. Dikatakan dia, untuk pengamanan selama ini pihak PLK telah melakukan upaya patroli rutin.
"PLK sudah lebih bersiaga di daerah rawan," akunya.
Ketika ditanya apakah UI merasa kecolongan karena kasus ini. Pihak UI mengaku selama UI masih menjadi kawasan terbuka maka pihak kampus masih merasa kesulitan melakukan sterilisasi.
Baca juga:
Bandar ganja sasar UI dan Universitas Pancasila
3 ton ganja siap edar disita
(ysw)