Seleksi PNS K2 dicurigai ada permainan curang

Kamis, 20 Februari 2014 - 18:20 WIB
Seleksi PNS K2 dicurigai...
Seleksi PNS K2 dicurigai ada permainan curang
A A A
Sindonews.com - Puluhan guru yang tidak lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) K2 mendatangi Kantor DPRD Sinjai. Mereka menduga, proses seleksi yang diumumkan pemerintah diwarnai permainan kecurangan.

"Karena terdapat 50 persen yang lolos dari angka 100, itu terbukti sesuai dengan data yang saya bawa di masa pengabdiannya mulai 2012, bahkan ada yang hanya satu tahun masa kerjanya langsung lolos," ujar Aisyah, perwakilan guru, Kamis (20/2/2014).

Guru TK di Batu Balerang, Kecamatan Sinjai Borong yang sudah mengabdi selama 10 tahun ini juga mempertanyakan nasibnya selaku K2 yang mendaftar kemarin, tetapi tidak diloloskan. Padahal menurutnya, ada yang lolos dengan masa pengabdiannya mulai tahun 2012.

"Sesuai dengan aturan yang ada, bahwa tenaga honor yang masa pengabdiannya tidak cukup 5 tahun tidak boleh mendaftar, tetapi setelah pengumuman dikeluarkan, ternyata yang seratus lolos K2 banyak yang masa pengabdiannya hanya dua tahun, bahkan satu tahun. Ini tidak adil," ungkapnya.

Lain hal yang diungkapkan Ismail, rekan sesama guru. Dia mengatakan, Kelulusan K2 sarat dengan permainan, koneksi dan jual beli dokumentasi masa pengabdian.

"Kelulusan K2 kemarin sangat tidak murni, syarat dengan permainan, karena sesuai dengan data yang saya dapat bahwa di antara beberapa data masa pengabdian yang palsu tidak sesuai dengan bukti masa pengabdiannya dengan keterangan yang dilampirkan saat pendaftar," ungkapnya.

Menanggapi keluhan itu, Musawwir, anggota Komisi II DPRD meminta agar tenaga honor yang datang agar bersabar sambil menunggu pemanggilan BKDD Sinjai. Setelah itu, dewan berjanji akan memproses data K2 yang lolos ini hingga ke Menpan.

"Kami meminta agar tenaga honor lebih bersabar. Setelah hari ini, kami akan memanggil pihak BKDD Sinjai untuk menindak lajuti aspirasinya. Setelah itu, baru kami akan ke Menpan," katanya menenangkan.

Terpisah, Kepala BKD Sinjai Drs.Andi Zainal Arifin saat disambangi di kantornya untuk dimintai komentar, sedang tidak ada di tempat. Begitupun saat telepon selulernya dihubungi sedang tidak aktif.
(san)
Berita Terkait
Pengumuman! Tahun Ini...
Pengumuman! Tahun Ini Tidak Ada Rekrutmen CPNS
BKN Sulsel Pastikan...
BKN Sulsel Pastikan Ujian SKB CPNS Tetap Dilaksanakan
Daftar Lengkap Formasi...
Daftar Lengkap Formasi dan Lowongan CPNS 2023, Ini Rinciannya
Corona, Pelamar CPNS...
Corona, Pelamar CPNS Bebas Pilih Lokasi Tes SKB di Luar Domisili
Seleksi CPNS 2021 Segera...
Seleksi CPNS 2021 Segera Dibuka, Persiapan Diri Jadi Kunci
Apa yang Dimaksud Masa...
Apa yang Dimaksud Masa Sanggah dalam CPNS 2023? Ini Pengertian dan Cara Mengajukannya
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
39 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved