Ini hasil penelitian PVMBG terkait gerakan tanah Cikalong

Selasa, 04 Februari 2014 - 16:50 WIB
Ini hasil penelitian...
Ini hasil penelitian PVMBG terkait gerakan tanah Cikalong
A A A
Sindonews.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) baru saja menyelesaikan penelitian di lokasi pergerakan tanah di Kampung Cikalong, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kepala Bidang Mitigasi Bencana, Gempa Bumi, dan Gerakan Tanah PVMBG, Gede Suantika, mengatakan kemiringan kawasan tersebut berkategori landai dan agak terjal.

"Kemudian penyusunan (material tanah) di situ secara geologis disebut formasi rajamandala yang kandungan bagian atasnya batu gamping, lalu bagian bawahnya (tanah) lempung," kata Gede di Kantor PVMBG, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/2/2014).

Tanah bagian atasnya mengalami pelapukan berat. Sedangkan kandungan tanah lempung menjadi lembek ketika musim hujan. Sehingga ketika terjadi hujan besar, kemungkinan longsor di sana sangat tinggi.

"Berdasarkan potensi gerakan tanah yang kami buat, daerah itu masuk kategori menengah sampai tinggi," ungkapnya. Kawasan itu juga bertipe gerakan tanah cepat.

Kondisi itu diperparah dengan tata guna lahan yang kurang tepat. Drainase di sana juga kurang baik. Ada juga beberapa faktor lain yang membuat kawasan sekitar rawan atau berpotensi tinggi terjadinya gerakan tanah.

PVMBG lalu mengeluarkan rekomendasi untuk pemerintah setempat dan BPBD. Warga yang rumahnya sudah rusak direkomendasikn untuk direlokasi. Sedangkan warga yang rumahnya rusak sedang dan ringan direkomendasikan mengungsi ketika terjadi hujan deras di lokasi.

Drainase di sana juga harus kedap air atau dialirkan ke tempat lain. "Kita juga merekomendasikan untuk dilakukan penghijauan kembali di sana dengan menanam pohon-pohon yang berakar kuat," tutur Gede.

Sementara untuk penambangan batu yang ada di lokasi, PVMBG tidak mengeluarkan rekomendasi penutupan. "Tidak ada rekomendasi untuk penambangan karena itu jauh ke pemukiman penduduk," ujarnya.

Dalam bencana pergerakan tanah di sana, PVMBG mencatat ada sekira 20 rumah rusak berat, 11 rusak sedang, 22 rumah rusak ringan, serta 62 rumah terancam.
(lns)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
6 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
7 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved