Bangun waduk, pemerintah diingatkan dampaknya

Sabtu, 01 Februari 2014 - 02:34 WIB
Bangun waduk, pemerintah...
Bangun waduk, pemerintah diingatkan dampaknya
A A A
Sindonews.com - Rencana pemerintah membangun dua waduk di Bogor, Jawa Barat, sudah mulai dijalankan. Lahan di Desa Cipayung Datar dan Sukamahi akan dijadikan dua waduk raksasa untuk menampung jutaan kubik air dari Ciliwung.

Luas lahan di Desa Cipayung Datar 107 hektar dengan penghuni sebanyak 175 KK akan dijadikan Waduk Ciawi. Sementara lahan seluas 24,8 hektar di Desa Sukamahi akan diubah menjadi Waduk Sukamahi.

"Keberadaan waduk yang akan dibangun ini sangat strategis dan penting untuk mengendalikan aliran Sungai Ciliwung yang selama ini melalui Katulampa langsung ke Jakarta," kata mantan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Soleh Solahuddin, Jumat 31 Januari 2014.

Kendati demikian, kata dia, pemerintah harus menyamakan tujuannya terlebih dahulu kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalah pahaman. Maka itu, pemerintah harus melakukan sosialisasi ke pada masyarakat.

"Sosialisasi rencana dan tahapan pembangunan dari pemerintah harus terus dijalankan agar tidak terjadi mis-komunikasi dan masyarakat juga bisa ikut memantau jalannya pembangunan kedua waduk ini," katanya.

Dia mengakui, pemindahan penduduk dalam jumlah besar secara bersamaan juga akan mengakibatkan munculnya dampak-dampak sosial. Maka itu, pemerintah harus mampu mengantisipasi kondisi tersebut.

"Efek sosial yang ditimbulkan akibat relokasi besar-besaran juga harus dipertimbangkan. Warga jangan lantas ditinggalkan begitu saja. Pemerintah dan warga harus berdampingan dan pemerintah terus menerus beri pembinaan kepada warga," ujar mantan Menteri Pertanian era presiden BJ Habibie ini.

Menurutnya, proses pembangunan fisik maupun relokasi warga dan pencegahan dampak buruk secara sosial yang mungkin timbul harus dipertimbangkan terlebih dulu secara matang. "Sehingga semuanya mesti ditindak lanjuti secara komprehensif dan jangan setengah-setengah," paparnya.

Dia mengatakan, tujuan pembuatan waduk itu baik dan revitalisasi situ di jakarta bisa berjalan berbarengan.

"Tidak perlu dipertentangkan. Tujuannya baik, untuk mencegah terulangnya bencana dan kerugian di masa yang akan datang," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Festival Olahraga Air...
Festival Olahraga Air Mengguncang Waduk Manggar, Sajikan Pesona Alam yang Memukau
Waduk Lebak Bulus Bakal...
Waduk Lebak Bulus Bakal Dibangun di Lokasi Ini
Aman dan Kondusif, Kabar...
Aman dan Kondusif, Kabar Waduk Jatiluhur Purwakarta Retak Dipastikan Hoax
Cara Mudah ke Waduk...
Cara Mudah ke Waduk Brigif Jagakarsa Naik KRL dan Angkot Mikrotrans
Asal Nama Pluit Diambil...
Asal Nama Pluit Diambil dari Kapal Panjang Ramping
Rumah Belajar di Waduk...
Rumah Belajar di Waduk Pluit Kini Punya Akta Pendirian
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
5 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
8 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
9 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved