Mengapa banjir di Kudus tak surut-surut?

Senin, 27 Januari 2014 - 14:13 WIB
Mengapa banjir di Kudus...
Mengapa banjir di Kudus tak surut-surut?
A A A
Sindonews.com - Banjir yang hingga kini menggenangi sejumlah titik Pantura Kudus dinilai masih sulit untuk surut. Pasalnya, saat ini debit air di Sungai Wulan, turut Dukuh Tanggulangin Desa Jati Wetan masih tinggi.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga, Pengairan, dan ESDM Kabupaten Kudus Samani Intakoris, hal itu diperparah dengan posisi genangan banjir Pantura yang berada lebih rendah dengan Sungai Wulan.

"Sehingga air tidak bisa dibuang ke sungai. Hal itulah mengapa banjir di Kudus tak kunjung surut," ungkap Samani, Senin (27/1/2014).

Dia pun memprediksi banjir di Kudus baru bisa surut dalam beberapa hari ke depan. Itu pun bisa terjadi bila wilayah Kudus maupun Pati, Jawa Tengah, tidak diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Saat ini, kata Samani, pihaknya sudah mengoperasikan pompa air di Tanggulangin. Hanya saja kekuatan pompa air itu tidak seberapa besar, sehingga tidak terlalu signifikan untuk mengurangi genangan air di Pantura Kudus.

"Mungkin nanti Pemprov Jateng atau pemerintah pusat ada upaya tertentu untuk mengurangi genangan di Pantura. Sebab penanganan jalan itu memang bukan wewenang Pemkab Kudus," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik genangan tersebar di beberapa lokasi. Mulai dari jalur lingkar depan Terminal Induk Jati Kudus ke arah timur sepanjang 100 meter dengan kedalaman sekira satu meter lebih. Karena tingginya genangan air ruas ini ditutup dan tidak bisa dilewati kendaraan.

Titik genangan juga terlihat mulai dari traffic light Terminal Induk Jati mengarah ke utara atau Perempatan Kencing sepanjang ratusan meter dengan kedalaman sekira 70 cm - 90 meter. Ruas ini bisa dilewati kendaraan.

Untuk lajur kiri (timur) dikhususnya dilewati truk-truk dengan tonase berat. Sedang ruas kanan (barat) yang sudah diuruk dengan batu kericak dan pasir dikhususkan untuk mobil dan sepeda motor.

Baca:
Lewat Pantura Kudus, siap antre dua jam
(rsa)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
5 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
5 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
5 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
6 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
6 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved